Jajal Wuling Darion Plug-in Hybrid Jakarta-Surabaya, Cocok buat Mudik
Multi Purpose Vehicle (MPV) Wuling Darion Plug-in Hybrid jadi pendatang baru yang menarik buat keluarga Indonesia.
Ini menjadi MPV 7-seater ramah lingkungan pertama yang diperkenalkan oleh Wuling di dalam negeri.
Mobil ini menawarkan sejumlah keunggulan yang dapat mengakomodir untuk perjalanan bersama keluarga baik di dalam kota maupun luar kota.
Ditambah, Wuling Darion Plug-in Hybrid menawarkan fleksibilitas antara charging daya baterai ataupun pengisian bahan bakar minyak.

Sehingga Wuling Darion Plug in Hybrid bisa jadi opsi menarik khususnya bagi konsumen yang ingin mobil ramah lingkungan dengan fleksibilitas mobil konvensional.
KatadataOTO berkesempatan untuk mencoba secara langsung Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk menempuh jarak setidaknya 770 kilometer dari Jakarta menuju Surabaya.
Posisi Duduk
Dari sudut pandang pengemudi dengan tinggi badan di kisaran 150 cm, kami bisa dengan mudah mendapatkan posisi berkendara yang ergonomis.
Selain visibilitas ke depan yang lapang, setir kemudi bisa diatur secara tilt dan teleskopik. Sehingga posisi berkendaranya semakin nyaman, khususnya untuk perjalanan jauh.
Perlu diketahui, jok pengemudi pada Wuling Darion Plug-in Hybrid yang kami coba bisa diatur secara elektrik.
Sensasi Berkendara
Perjalanan dimulai dari Blok M Plaza, Jakarta Selatan. Kondisi tangki bensin saat itu kami isi penuh dengan total biaya sekitar Rp 552.000, menggunakan bahan bakar RON 92.
Sebagai referensi, kapasitas tangki bensin Wuling Darion Plug-in Hybrid adalah 52 liter. Sementara kondisi baterai sekitar 60 persen.
Rute yang kami lewati bervariasi, namun mayoritas dihabiskan di area jalan tol yang kondisinya tidak terlalu ramai.
Selama berkendara di jalan dengan marka jalan, sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) aktif membantu pengemudi menjaga posisi kendaraan tetap stabil di jalurnya.
Misalnya Lane Keep Assist. Ketika mobil mulai keluar dari lajur, indikator akan memberikan peringatan dan setir mengarahkan kendaraan ke lajur awal.
Tidak lupa adanya All View Monitor atau AVM. Ini memberikan tampilan kondisi di sekitar mobil melalui headunit yang berada di bagian tengah dasbor.
Ketika menyalakan lampu sein, AVM aktif dan juga menampilkan visual di sisi kanan ataupun kiri mobil sesuai sein yang sedang dinyalakan.
Namun satu fitur yang paling terasa sangat membantu di tol adalah Auto High Beam yang aktif saat malam dan kondisi jalan gelap.
Pada beberapa ruas tol penerangannya cukup minim. Auto High Beam pada Wuling Darion Plug-in Hybrid langsung menyala secara otomatis menerangi area jalan yang gelap.

Masuk ke jalan non tol, fitur lain yang membantu adalah Auto Hold Brake. Ketika kondisi stop and go menghadapi kemacetan, kaki tidak perlu repot berpindah-pindah dari pedal rem ke akselerator.
Fitur hiburannya juga mumpuni. Headunit Wuling Darion Plug-in Hybrid telah terintegrasi Apple CarPlay dan Android Auto.
Kesimpulan
Selama perjalanan kami hanya singgah satu kali di Semarang untuk kembali mengisi bahan bakar setidaknya Rp 300 ribu. Sehingga total biaya bensinnya sekitar Rp 852 ribu.
Selama perjalanan, kenyamanan jadi poin utama yang mau ditawarkan oleh Wuling Darion Plug-in Hybrid.
Penumpang baris depan maupun belakang disuguhkan kabin yang lapang. Kemudian di row kedua, bangkunya sudah menggunakan captain seat lengkap dengan armrest.
Wuling Darion Plug-in Hybrid menawarkan paket lengkap mobil keluarga dengan desain eksterior elegan. Kabin yang lapang, fitur keselamatan yang memadai, serta teknologi plug-in hybrid yang memberikan fleksibilitas untuk perjalanan jauh.