Cetak Hattrick ke Gawang Man City, Valverde Usai Jadi Pahlawan Real Madrid: Laga Terbaik dalam Karier Saya

Federico Valverde cetak hattrick ke gawang Manchester City
Federico Valverde cetak hattrick ke gawang Manchester City

Malam luar biasa tercipta di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, ketika Federico Valverde tampil menggila dan membawa Real Madrid menundukkan Manchester City pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League pada Kamis 12 Maret 2026 dini hari pukul 03.00 WIB.

Gelandang asal Uruguay itu menjadi bintang utama kemenangan Los Blancos setelah mencetak tiga gol sekaligus. Penampilan luar biasa tersebut membuat Valverde dinobatkan sebagai Man of the Match di hadapan publik Bernabeu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Real Madrid sebelum menjalani leg kedua di markas Manchester City di Stadion Etihad dalam beberapa hari mendatang.

Usai pertandingan, Valverde mengaku sangat menikmati momen tersebut. Ia menyebut malam itu sebagai salah satu pertandingan terbaik dalam kariernya.

“Luar biasa. Setiap pemain selalu memimpikan malam seperti ini. Saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan setim, staf pelatih, dan para suporter yang selalu mendukung kami, meskipun musim ini cukup sulit,” kata Valverde dalam keterangan yang dikutip laman resmi klub.

Menurut pemain bernomor punggung delapan itu, kontribusi tiga gol membuat laga tersebut terasa sangat spesial. Ia mengaku sudah cukup lama tidak menikmati pertandingan dengan perasaan seperti itu.

“Tentu saja, terutama dari segi gol. Saya benar-benar menikmati pertandingan hari ini. Sudah lama saya tidak merasakan laga seperti ini,” ujarnya.

Penampilan gemilang Valverde juga tidak lepas dari peran taktik yang diterapkan tim. Ia mendapat tugas untuk lebih aktif membantu serangan dari lini kedua. Valverde mengatakan dirinya hanya berusaha menjalankan instruksi pelatih dengan masuk ke area serangan saat ada kesempatan. Dengan banyaknya pemain Madrid yang mengontrol permainan di lini tengah, ia mencoba lebih sering melakukan penetrasi ke depan.

Strategi itu terbukti efektif. Madrid mampu beberapa kali memanfaatkan ruang di belakang pertahanan Manchester City, terutama melalui umpan-umpan panjang yang sudah dipersiapkan sebelumnya dalam latihan.

“Kami memang banyak berlatih situasi itu. Saat mereka menekan satu lawan satu, kami tahu akan ada ruang di belakang. Kami punya pemain depan yang cepat dan berhasil memanfaatkannya,” kata Valverde.

Meski tampil sebagai bintang utama, Valverde menegaskan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Ia menilai kekompakan para pemain menjadi kunci keberhasilan Real Madrid pada laga tersebut.

Menurutnya, para pemain Madrid selalu berusaha saling membantu di lapangan dan berjuang untuk tujuan yang sama. Ketika tim bermain kompak, mereka memiliki peluang besar untuk meraih hasil maksimal.

Di sisi lain, Valverde juga mengingatkan bahwa pekerjaan Madrid belum selesai. Ia menilai pertandingan leg kedua di markas Manchester City akan jauh lebih sulit.

“Kami tahu pertandingan di Manchester sangat sulit. Mereka menekan dengan intens dan dukungan penonton memberi tekanan besar. Kami harus datang dengan mental seolah-olah skor masih 0-0,” ujarnya.

Menariknya, ketika ditanya mengenai trofi Man of the Match yang ia terima, Valverde memiliki jawaban sederhana namun menyentuh. Ia mengaku trofi tersebut akan diberikan kepada anak-anaknya.

“Saya akan memberikannya kepada anak-anak saya. Mereka pasti sudah senang melihatnya,” kata Valverde.

Kemenangan ini membuat Real Madrid berada dalam posisi menguntungkan jelang leg kedua. Meski demikian, duel penentuan di Etihad Stadium dipastikan tetap berlangsung sengit mengingat Manchester City dikenal sangat kuat saat bermain di kandang sendiri.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan di Stadion Santiago Bernabeu Stadium berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Real Madrid langsung mencoba menekan, sementara Manchester City bermain lebih sabar sambil mencari celah di pertahanan tuan rumah.

Peluang pertama datang dari Madrid pada menit kedelapan. Umpan lambung Vinícius Júnior ke belakang lini pertahanan disambut tembakan Brahim Díaz, namun kiper Gianluigi Donnarumma masih mampu menepis bola hingga menghasilkan sepak pojok.

Manchester City sempat membalas pada menit ke-19 lewat tembakan Bernardo Silva, tetapi bola masih melenceng tipis dari gawang Thibaut Courtois.

Setelah itu, panggung sepenuhnya menjadi milik Federico Valverde. Gelandang Uruguay tersebut membuka keunggulan Madrid pada menit ke-20. Berawal dari umpan panjang akurat Courtois ke belakang pertahanan City, Valverde mengontrol bola dengan sentuhan pertama yang sempurna sebelum melewati Donnarumma dan menceploskan bola ke gawang.

Hanya berselang tujuh menit, Valverde kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia memanfaatkan umpan luar kaki dari Vinícius Jr. yang mengarah ke ruang kosong di belakang lini belakang City. Valverde mengontrol bola dengan kaki kanan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dijangkau Donnarumma.

Madrid semakin menggila menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-42, Valverde mencetak gol ketiganya sekaligus melengkapi hattrick. Berawal dari umpan terobosan Brahim di tepi kotak penalti, Valverde mengangkat bola melewati bek lawan sebelum melepaskan tendangan voli yang kembali menaklukkan Donnarumma.

Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Madrid nyaris menambah gol lewat aksi individu Brahim, namun penyelamatan gemilang Donnarumma menggagalkan peluang tersebut. Peluang emas lain datang pada menit ke-57 ketika Vinícius Jr. dijatuhkan di kotak penalti setelah menerima umpan panjang Arda Güler. Sayangnya, eksekusi penalti Vinícius berhasil ditepis Donnarumma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manchester City sempat memiliki kesempatan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-75 melalui O’Reilly, tetapi refleks cepat Courtois mampu menggagalkan peluang tersebut.

Hingga peluit akhir dibunyikan, Real Madrid mampu mempertahankan keunggulan tiga gol. Hasil ini menjadi modal penting bagi Los Blancos sebelum menjalani leg kedua di Etihad Stadium.