Tips Styling Scarf ala Ayla Dimitri, Bikin Outfit Simpel Jadi Lebih Stylish

Ayla Dimitri, Everbest, Tips Styling Scarf ala Ayla Dimitri, Bikin Outfit Simpel Jadi Lebih Stylish, 1. Memahami teori warna sebelum styling, 2. Aksen minimal tapi berkarakter untuk pria, 3. Sentuhan playful dengan pirate scarf, 4. Membentuk siluet tubuh dengan scarf sebagai belt, 5. Menjaga keseimbangan volume

Scarf telah sejak lama dikenal sebagai salah satu aksesori paling fleksibel dalam dunia fashion.

Sepotong kain yang bisa menghadirkan aksen warna pada outfit yang polos hingga membantu menciptakan siluet yang lebih menarik.

Tidak heran jika scarf kerap menjadi pilihan cepat untuk menyegarkan tampilan, tanpa harus mengubah keseluruhan gaya.

“Scarf sebenarnya bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen penting yang bisa mengatur komposisi warna sekaligus membentuk siluet,” kata stylist dan fashion influencer Ayla Dimitri dalam acara Exclusive Celebration Everbest Spring Collection 2026 di Pondok Indah Mall, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Aksesori serbaguna ini juga menjadi salah satu koleksi yang dihadirkan dalam koleksi musim semi Everbest bertajuk Bloom Market. Menghadirkan berbagai pilihan warna cocok untuk di-mix and match dalam berbagai gaya.

Dalam kesempatan ini, Ayla juga membagikan beberapa tips cara mix and match scarf yang bisa diaplikasikan untuk berbagai suasana, mulai dai gaya kasual, tampilan Ramadhan hingga office look yang lebih polished.

Tips Mix and Match Scarf

1. Memahami teori warna sebelum styling

Ayla menerapkan formula 60-30-10 dalam berpakaian. Konsep ini membagi komposisi warna menjadi tiga bagian, yakni warna dominan, warna pendukung, dan warna aksen.

“Karena teori warna itu, baju itu contains 60, 30, and 10. Jadi 60% warna yang mendominasi, and then you add 30 another color, and 10 like small color tapi bold,” jelas Ayla.

Artinya, jika outfit didominasi warna putih 60 persen, sepatu pink bisa menjadi 30 persen, sementara 10 persennya bisa dari aksen scarf berwarna huijau.

Ayla juga mengingatkan untuk memerhatikan penempatan aksen, jika warna bold berada di bagian bawah, maka scarf bisa diaplikasikan di bagian atas untuk menyeimbangkan keseluruhan look.

“Cara mix and match ini akan membuat permainan warna tetap hidup tanpa terlihat berlebihan,” ujarnya.

2. Aksen minimal tapi berkarakter untuk pria

Bukan hanya cocok untuk perempuan, para pria juga bisa menambah gaya dengan scarf. Kuncinya adalah menjaga agar tampilannya tetap subtle.

“Untuk cowok sebenarnya there's a lot of way to use scarves, untuk menambahkan sedikit aksen, tapi not too much,” kata Ayla.

Salah satunya dengan melilitkan scarf di pinggang seperti aksen tali, atau dikenakan di leher dengan lipatan kecil berbentuk segitiga, agar tidak terlalu bulky.

Pilihan warna yang lebih gelap atau netral akan memudahkan proses mix and match, terutama untuk tampilan preppy atau semi-formal.

“Dari koleksi Everbest Bloom Market ini, pilihan scarf dengan tone earthy dan muted memberi opsi styling yang versatile untuk pria,” tuturnya.

3. Sentuhan playful dengan pirate scarf

Untuk perempuan non-hijab, Ayla memperkenalkan gaya head scarf yang kini kembali populer. Gaya ini sering disebut pirate scarf, yaitu scarf yang dilipat segitiga lalu diikat dari tengah dan dirapikan di bagian belakang.

“Ini lagi zaman banget ya, lebih ke scarf kepala bandana ala-ala mau Coachella tapi ini buat Ramadhan.”

Model ini cocok untuk outfit polos, karena langsung menjadi focal point di area kepala. Saat busana didominasi warna clean seperti putih atau hitam, scarf berwarna plum atau pastel bisa memberi dimensi baru tanpa membuat tampilan terasa berat.

4. Membentuk siluet tubuh dengan scarf sebagai belt

Selain di leher atau kepala, scarf juga bisa berfungsi sebagai belt untuk menciptakan shape pada outfit yang oversized.

“Kalau kita lagi malas terus pakai baju agak kebesaran, pengin kasih shape di bagian pinggang, bisa pakai scarf saja sebagai belt.”

Menurut Ayla, teknik ini efektif untuk dress lurus, blazer tanpa potongan pinggang, atau t-shirt oversized yang dipadukan dengan celana baggy.

Scarf yang dililitkan di luar tidak hanya memberi definisi pada siluet, tetapi juga menghadirkan aksen warna yang membuat outfit terlihat lebih terkonsep.

5. Menjaga keseimbangan volume

Dalam styling, Ayla juga memperhatikan volume visual. Jika sepatu atau atasan sudah bold, ia memilih scarf dengan tone lebih ringan agar keseluruhan tampilan tidak berlebihan.

“Supaya volume dari bajunya juga jadi lebih light,” ujar ibu satu anak ini.

Pendekatan ini membuat outfit terlihat seimbang, terutama saat memadukan beberapa elemen seperti sepatu statement, tas, dan aksesori lainnya.

Instalasi Bloom Market

Ayla Dimitri, Everbest, Tips Styling Scarf ala Ayla Dimitri, Bikin Outfit Simpel Jadi Lebih Stylish, 1. Memahami teori warna sebelum styling, 2. Aksen minimal tapi berkarakter untuk pria, 3. Sentuhan playful dengan pirate scarf, 4. Membentuk siluet tubuh dengan scarf sebagai belt, 5. Menjaga keseimbangan volume

Everbest Bloom Market

Mengusung semangat pertumbuhan, pembaruan, dan ekspresi diri, koleksi musim semi Everbest 2026, menghadirkan koleksi dengan kualitas terbaik melalui keahlian dan hasil yang presisi di setiap detail.

Didukung pilihan warna yang versatile dan mudah dipadupadankan, koleksi ini dirancang untuk menemani berbagai momen mulai dari silaturahmi keluarga hingga agenda formal. Setiap desain merepresentasikan karakter modern yang percaya diri dan dinamis.

Association Director Everbest Group, Ian Lam mengungkap, konsep Bloom Market mengangkat spring collection yang menargetkan milenial dan gen Z.

“Produk kami memang terkenal genuine, timeless, comfort, dan rustic design, tapi dengan menghadirkan desain-desain kekinian, seperti Sneakerina collection, jadi bisa cocok dengan Gen Z sekarang. Secara kualitas craftmanship-nya pun tetap terjaga,” jelas Ian.

Untuk melengkapi experience para konsumen, Everbest mengadirkan Instalasi bertajuk “Bloom Market”, yang dibangun di atas tiga pilar utama, yakni New Craft komitmen Everbest yang berfokus pada kualitas melalui keahlian dan pengerjaan yang presisi; New Academics refleksi atas ekspresi identitas yang autentik; serta Fluid Realities yang menghadirkan fleksibilitas dalam menjawab dinamika gaya hidup.

Bloom Market akan berlangsung mulai 27 Februari hingga 27 Maret 2026, eksklusif di Everbest, Pondok Indah Mall 1.

Di Bloom Market, pengunjung tidak hanya bisa berbelanja, tetapi juga menikmati berbagai experiential touchpoints seperti photobooth yang Instagram-worthy, custom personalization atelier, serta shoe and bag care clinic eksklusif oleh Everbest Craftsman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang