Eskalasi Konflik AS-Iran Meningkat, Pramono Waspadai Lonjakan Harga di Jakarta

Gubernur  Jakarta Pramono Anung
Gubernur Jakarta Pramono Anung

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal eskalasi konflik yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. 

Dia meminta seluruh jajarannya untuk bersiap menghadapi kemungkinan krisis imbas konflik tersebut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya menyampaikan kepada jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk kita selalu berpikir tentang krisis. Sehingga kalau ada kekurangan, misalnya produk-produk tertentu, kita harus mempersiapkan untuk itu,” kata Pramono kepada wartawan, dikutip Selasa, 3 Maret 2026.

Pramono berharap, konflik antara Iran dengan AS dan Israel itu tak berlangsung lama. 

"Sehingga dengan demikian, saya berharap bahwa perang ini tidak berlangsung lama," ujarnya.

Meski demikian, dia meminta seluruh jajarannya waspada terhadap kemungkinan lonjakan harga di Jakarta. Sebab, konflik tersebut menurut dia akan berdampak pada barang dan jasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena pertama, 'supply chain'-nya (rantai pasok) ini kan melalui Selat Hormuz yang di situ hampir 30 persen lebih minyak dunia itu selalu melewati selat ini, termasuk juga barang-barang yang lain," ucapnya.

"Maka kalau kemudian ini ditutup, pasti dampaknya menjadi semakin panjang, ongkos perjalanan untuk barang tersebut menjadi lebih mahal dan dampaknya kepada harga pasti akan terdampak,” lanjut Pramono.