Mirip Close Friends Instagram, WhatsApp Uji Cara Baru Sembunyikan Status dari Kontak Tertentu
WhatsApp terus memperkuat sisi privasi penggunanya. Setelah sebelumnya diketahui tengah mengembangkan fitur Close Friends seperti di Instagram, kini aplikasi pesan instan tersebut kembali menyiapkan terobosan baru yang membuat status tidak lagi bisa dilihat semua orang di daftar kontak.
WhatsApp kabarnya sedang menguji fitur bernama Custom Lists, yaitu sistem daftar khusus yang memungkinkan pengguna memilih sendiri siapa saja yang berhak melihat setiap pembaruan status.
Dengan kata lain, pengguna tak perlu lagi membagikan story ke seluruh kontak atau repot menyembunyikannya satu per satu.
Informasi ini terungkap dari laporan WABetaInfo yang menemukan fitur tersebut dalam versi beta WhatsApp Android terbaru. Meski masih dalam tahap pengembangan, konsepnya dinilai bakal mengubah cara orang berbagi momen di WhatsApp.
Selama ini, pengaturan privasi status hanya menyediakan tiga opsi utama, yakni dibagikan ke semua kontak, dikecualikan untuk kontak tertentu, atau hanya dibagikan ke beberapa orang. Bagi sebagian pengguna, metode itu terasa kurang praktis, terutama jika ingin membagi konten berbeda untuk lingkaran sosial yang berbeda pula.
Melalui Custom Lists, pengguna bisa membuat beberapa daftar audiens sesuai kebutuhan. Misalnya daftar keluarga, sahabat dekat, hingga rekan kerja. Setiap daftar dapat diberi nama dan bahkan emoji agar mudah dikenali saat memilih.
Fitur Baru WhatsApp
Saat hendak mengunggah status, pengguna cukup menentukan daftar mana yang boleh melihat konten tersebut. Praktis, cepat, dan lebih personal.
Menariknya, sistem ini juga memiliki mekanisme khusus. Jika seseorang dihapus dari daftar setelah status diposting, mereka masih bisa melihat unggahan lama. Namun, untuk status berikutnya, aksesnya otomatis tertutup. Artinya, perubahan hanya berlaku ke depan.
Pendekatan ini dianggap lebih halus dibanding memblokir atau menghapus kontak, yang sering kali menimbulkan rasa tidak enak dalam hubungan sosial maupun profesional.
Fitur semacam ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran privasi digital. Banyak pengguna kini lebih selektif membagikan aktivitas harian, lokasi, atau momen pribadi karena khawatir disalahgunakan atau dilihat orang yang tidak tepat.
Bagi pekerja profesional, jurnalis, hingga pelaku bisnis, kemampuan memisahkan konten personal dan pekerjaan tentu sangat membantu. Status keluarga tak perlu dilihat rekan kantor, sementara update pekerjaan tidak harus muncul di lingkaran teman dekat.
Sayangnya, baik Close Friends maupun Custom Lists masih belum tersedia untuk pengguna umum, termasuk mereka yang tergabung dalam program beta. WhatsApp disebut masih menyempurnakan fitur sebelum diluncurkan secara luas.
Jika resmi dirilis nanti, fitur ini berpotensi membuat pengalaman berbagi status di WhatsApp terasa lebih aman, privat, dan terkontrol, sekaligus mengurangi risiko oversharing yang selama ini sering tidak disadari.