Data 17,5 Juta Pengguna Diduga Bocor, Begini Penjelasan Instagram
Data sekitar 17,5 juta pengguna Instagram diduga bocor dan beredar di forum kejahatan siber menurut laporan dari sebuah perusahaan keamanan siber, Malwarebytes.
Serangan ini disebut menautkan data pengguna Instagram dengan data lintas platform, termasuk e-commerce, hingga ke email pengguna.
Dikutip dari Kompas.id (11/1/2026), dugaan muncul setelah ada lonjakan permintaan atur ulang kata sandi terhadap sekitar 1 juta pengguna Instagram di sejumlah negara sejak 9 Januari 2026.
Menurut peneliti keamanan siber Malwarebytes, dilaporkan bahwa data tersebut pertama kali terdeteksi beredar di forum dark web, diunggah oleh pelaku dengan akun ”Solonik”.
Basis data itu diberi judul ”INSTAGRAM.COM 17M GLOBAL USERS — 2024 API LEAK” dan diklaim tersedia dalam format JSON dan TXT.
Seiring dengan laporan tersebut, sejumlah pengguna mengaku menerima email yang meminta pengaturan ulang (reset) kata sandi dari Instagram dalam waktu berdekatan.
Malwarebytes menilai data yang bocor berpotensi disalahgunakan untuk serangan lanjutan seperti phishing atau pengambilalihan akun.
Instagram beri klarifikasi
Menanggapi laporan kebocoran data 17,5 juta pengguna tersebut, Instagram memberikan klarifikasi dan memastikan akun penggunanya aman.
Dilansir dari Antaranews (12/1/2026), melalui pernyataan resminya, Instagram menyatakan bahwa tidak terjadi pelanggaran sistem.
Perusahaan menjelaskan bahwa pihaknya telah memperbaiki celah yang memungkinkan pihak eksternal mengirimkan permintaan pengaturan ulang kata sandi kepada sejumlah pengguna.
“Kami telah memperbaiki masalah yang memungkinkan pihak eksternal meminta pengiriman email pengaturan ulang kata sandi untuk sebagian orang. Tidak ada pelanggaran terhadap sistem kami dan akun pengguna tetap aman,” tulis keterangan Instagram.
Instagram juga meminta pengguna mengabaikan email yang diterima terkait permintaan pengaturan ulang kata sandi.
Untuk mencegah kebocoran data, Instagram mengimbau pengguna untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor, mengganti kata sandi secara berkala.
Pengguna juga perlu memeriksa perangkat yang terhubung ke akun melalui fitur Accounts Center milik Meta guna meminimalkan risiko penyalahgunaan akun.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.id dengan judul: Data 17,5 Juta Pengguna Instagram Diduga Bocor
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang