Gabung Dewa United, Ivar Jenner Ungkap Peran Besar Sepak Bola Belanda dalam Kariernya
Gelandang timnas Indonesia, Ivar Jenner, resmi bergabung dengan klub Liga 1, Dewa United Banten FC, Jumat 6 Februari 2026.
Pemain berusia 22 tahun itu direkrut dari klub Belanda, FC Utrecht, dan akan memperkuat Banten Warriors hingga akhir musim, dengan harapan menambah kekuatan lini tengah berbekal pengalaman bermain di Eropa serta jam terbang internasional.
Dalam sesi perkenalan di Dewa United Arena, Tangerang, Ivar menyoroti perjalanan kariernya di Belanda sebagai fondasi penting dalam perkembangan sepak bolanya hingga saat ini.
Ivar Jenner resmi gabung Dewa United
“Saya menilai pengalaman selama bermain sepak bola di Belanda berjalan dengan baik. Saya menghabiskan dua tahun bermain di tim usia muda Ajax sebelum pindah ke FC Utrecht saat berusia 12 tahun,” ujar Ivar dikutip dari keterangan resmi klub.
Ia menjelaskan, masa pembinaan di Belanda memberinya banyak pelajaran, termasuk kesempatan merasakan atmosfer sepak bola profesional sejak usia muda.
Selama membela FC Utrecht, Ivar juga sempat mendapat peluang tampil bersama tim utama. Selain itu, ia mencatatkan menit bermain yang cukup banyak di kompetisi divisi dua Liga Belanda bersama tim kedua klub tersebut.
“Pengalaman itu memberi saya jam terbang penting,” katanya.
Terkait keputusannya melanjutkan karier di Indonesia, Ivar mengaku antusias menyambut tantangan baru bersama Dewa United. Ia menilai langkah tersebut sebagai bagian dari proses pengembangan karier profesionalnya.
“Kini saya mengambil langkah baru untuk karier saya dengan bergabung bersama Dewa United dan merasa sangat senang dengan keputusan ini,” ujarnya.
Selain perjalanan di level klub, Ivar juga menyinggung pengalamannya bersama tim nasional Indonesia yang dimulai sejak kelompok usia muda.
“Pengalaman saya bersama tim nasional juga berjalan positif. Perjalanan itu dimulai ketika saya bergabung dengan tim nasional U20 dalam pemusatan latihan di Turki,” kata dia.
Setelah itu, ia melanjutkan kiprah di tim U23 hingga akhirnya dipercaya memperkuat tim senior Indonesia di bawah tiga pelatih berbeda.
Meski timnas Indonesia belum berhasil lolos ke Piala Dunia 2026, Ivar tetap menunjukkan optimisme terhadap masa depan skuad Garuda di level internasional.
“Saya percaya tim nasional memiliki kualitas yang baik untuk bersaing di Piala Asia serta menatap peluang menuju Piala Dunia berikutnya. Saya optimistis target tersebut dapat tercapai,” pungkasnya.