Kritik Ajax Amsterdam, Maarten Paes Jadi Bulan-bulanan Tokoh Sepak Bola di Belanda
Sejumlah tokoh sepak bola asal Belanda beramai-ramai memberikan kritik kepada Maarten Paes yang sebelumnya meluapkan kekesalannya kepada skuad Ajax Amsterdam.
Maarten Paes merasa jika Ajax gagal menjadi sebuah tim saat kalah 1-3 dari Groningen pada akhir pekan lalu di Euroborg.
Paes meyakini bahwa performa Ajax yang buruk disebabkan oleh kurangnya semangat tim.
"Di babak pertama, selain gol itu, tidak banyak yang terjadi, tetapi kami tidak keluar dari ruang ganti dengan perasaan yang kuat," kata Paes.
"Dan setelah skor 2-1, kami tidak menunjukkan apa pun bahwa kami adalah sebuah tim. Itu menyakitkan. Namun, saya lebih dulu introspeksi diri."
Maarten Paes secara tersirat mengatakan jika ia sangat menginginkan kesolidan tim.
"Sebuah tim, para pemain yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain."
"Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tegasnya.
Meski berniat baik, nyatanya komentar Paes tak mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Para pegiat sepak bola Belanda menilai jika komentar Maarten Paes dinilai kurang tepat sebagai pemain yang baru didatangkan musim ini.
Dipulangkan ke Amerika Serikat
Mantan pemain Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, mengkritik Paes yang mempertanyakan semangat timnya.
Dengan komentar bernada sindiran, Van der Vaart ingin agar Paes bisa dikembalikan ke Amerika Serikat, tempat di mana ia sebelumnya bermain Bersama FC Dallas.
Mantan pemain Tottenham Hotspur itu merasa Maarten Paes seharusnya perlu membuktikan diri, bukannya menebar kritik.
"Saya akan langsung mengirim kiper itu kembali ke—dari mana dia berasal? Amerika? Dia baru bergabung, dan dia harus membuktikan segalanya."
Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes saat tampol di hadapan ribuan suporter menghadapi Bahrain pada pertandingan lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Selasa (25/3/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.
"Dia kemudian akan mengatakan mereka bukan tim, yang menurut saya sangat mudah. Dia menghentikan bola, berlari keluar kotak penalti, dan mengumpat semua orang," ujarnya dikutip dari Voetbal International.
Lebih lanjut, Van der Vaart menyatakan ketidaksukaannya terhadap sikap kiper andalan Timnas Indonesia tersebut.
"Saya sama sekali tidak menyukai itu," ujarnya.
Kritik Paes Dianggap Salah Waktu
Senada dengan Van der Vaart, pelati Timnas Suriname asal Belanda, Henk ten Cate juga menyoroti komentar Maarten Paes.
Henk ten Cate menilai jika Paes seharusnya menahan diri terlepas dari benar atau tidaknya komentar Paes.
"Anda tidak bisa mengatakan hal-hal tertentu begitu cepat setelah pertandingan."
"Terutama ketika pelatih berada di bawah tekanan, ketika keadaan tidak berjalan baik, dan Anda masih baru. Itu sama sekali tidak mungkin," kata Ten Cate.
Bagi Henk, pemecatan Grim bisa dihindari dengan mengembalikannya ke posisi sebelumnya selama liburan musim dingin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang