Amazfit Balance 3 serta Balance Ultra Resmi, Baterai Tahan 30 Hari dan Ada Fitur Hyrox
Produsen perangkat wearable Amazfit meluncurkan dua smartwatch terbarunya, pada Kamis (4/6/2026).
Perangkat pertama adalah Amazfit Balance 3. Jam tangan pintar ini hadir sebagai penerus Amazfit Balance 2 yang meluncur tahun lalu. Kemudian kedua, ada Amazfit Balance Ultra, model Ultra pertama dalam keluarga Balance.
Kedua smartwatch ini hadir dengan sejumlah peningkatan, mulai dari layar yang lebih terang, tombol fisik tambahan, hingga sistem HybridCharge Energy Intelligence yang dirancang untuk membantu pengguna menyeimbangkan latihan, pemulihan tubuh, dan aktivitas sehari-hari.
Mari kita bahas satu per satu.
Spesifikasi Amazfit Balance 3 Reguler
Amazfit Balance 3 reguler dibekali layar AMOLED 1,5 inci dengan resolusi 480 x 480 piksel dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits.
Angka ini sekitar 50 persen lebih terang dibanding generasi sebelumnya, sehingga layar tetap mudah dibaca meski digunakan di bawah sinar matahari langsung. Layar tersebut juga dilindungi kaca safir (sapphire glass) yang lebih tahan gores.
Dari sisi desain, Balance 3 kini dibekali empat tombol fisik. Konfigurasinya terdiri dari satu crown putar dan satu tombol di sisi kanan, serta dua tombol tambahan di sisi kiri.
Bodinya menggunakan material stainless steel dengan diameter 51,4 mm dan ketebalan 12,5 mm. Amazfit disebut akan menghadirkan Balance 3 versi titanium dalam waktu dekat.
Untuk ketahanan, smartwatch Balance 3 sudah mengantongi sertifikasi tahan air 10 ATM. Dengan sertifikasi ini, jam tangan dapat digunakan untuk berenang di perairan terbuka, snorkeling, hingga free diving dengan kedalaman mencapai 45 meter.
Untuk daya tahan, Amazfit Balance 3 dibekali baterai 658 mAh. Amazfit mengeklaim bahwa smartwatch ini mampu bertahan hingga 21 hari dalam pemakaian normal.
Di sektor kesehatan, smartwatch ini dibekali sensor biometrik BioTracker 6.0 PPG yang mendukung pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah (SpO2), suhu kulit, kualitas tidur, hingga tingkat stres secara 24 jam.
Untuk kebutuhan navigasi dan olahraga luar ruangan, Balance 3 dibekali GPS dual-band yang diklaim lebih efisien dibanding generasi sebelumnya.
Mode GPS Accuracy kini mampu bertahan hingga 41 jam, meningkat dari 33 jam pada Balance 2. Jika fitur Always-On Display (AOD) diaktifkan, daya tahannya berkurang menjadi sekitar tujuh hari.
Di sektor kesehatan, smartwatch ini dibekali sensor biometrik BioTracker 6.0 PPG yang mendukung pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah (SpO2), suhu kulit, kualitas tidur, hingga tingkat stres secara 24 jam.
Pengguna juga akan mendapatkan notifikasi apabila terdeteksi detak jantung tidak normal atau kadar oksigen darah terlalu rendah.
Fitur pendukung lainnya mencakup speaker dan mikrofon untuk panggilan Bluetooth, NFC, penyimpanan internal 64 GB untuk peta offline dan musik, lampu senter bawaan, serta navigasi turn-by-turn dengan peta offline.
Spesifikasi Amazfit Balance Ultra
Amazfit Balance Ultra menggunakan material titanium, memiliki lima tombol fisik, dan dibekali baterai lebih besar berkapasitas 780 mAh.
Selain Balance 3, Amazfit juga memperkenalkan model yang lebih premium, yakni Balance Ultra.
Model ini menggunakan material titanium, memiliki lima tombol fisik, dan dibekali baterai lebih besar berkapasitas 780 mAh.
Berkat baterai tersebut, Balance Ultra diklaim mampu bertahan hingga 30 hari dalam penggunaan normal atau hingga 50 jam saat GPS Accuracy Mode aktif.
Sebagian besar spesifikasi lainnya sama dengan Balance 3, termasuk layar AMOLED 1,5 inci 3.000 nits, GPS dual-band, sensor BioTracker 6.0, dan penyimpanan internal 64 GB.
Ada fitur Hyrox dan HybridCharge Energy
Fitur baru yang diperkenalkan Amazfit adalah sistem HybridCharge Energy Intelligence. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menyeimbangkan aktivitas olahraga, pekerjaan, dan pemulihan tubuh.
Nama "Balance" sendiri dipilih Amazfit karena smartwatch ini dirancang untuk membantu pengguna menjaga keseimbangan antara latihan kekuatan (strength training), latihan ketahanan (endurance), pekerjaan, hingga pengelolaan stres sehari-hari.
Untuk mendukung hal tersebut, Amazfit menyematkan berbagai fitur pemantauan kebugaran dan pemulihan tubuh yang saling terintegrasi.
Amazfit juga merupakan mitra resmi Hyrox, kompetisi kebugaran indoor yang menggabungkan lari dan latihan fungsional (beban/kekuatan). Olahraga ini tengah populer secara global.
Karena itu, Balance 3 dan Balance Ultra sudah dibekali berbagai fitur khusus Hyrox.
Mulai dari program latihan terstruktur, simulasi lomba, virtual pace, hingga dukungan latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta kompetisi tersebut.
Untuk kebugaran, salah satu fitur baru yang diperkenalkan Amazfit adalah sistem HybridCharge Energy Intelligence.
Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menyeimbangkan aktivitas olahraga, pekerjaan, dan pemulihan tubuh.
HybridCharge menggabungkan tiga metrik utama, yakni BioCharge untuk memantau energi dan pemulihan tubuh, LifeLoad untuk mengukur tingkat stres dan aktivitas harian, serta Training Load untuk menghitung beban latihan yang diterima tubuh.
Dengan kombinasi ketiganya, smartwatch dapat memberikan rekomendasi kapan pengguna perlu beristirahat atau kapan tubuh masih siap berolahraga.
Harga Amazfit Balance 3 dan Balance Ultra
Di pasar global, Amazfit Balance 3 dijual dengan harga 370 poundsterling atau sekitar Rp 8,9 juta. Sementara Blance 3 versi titanium akan dijual seharga 450 poundsterling atau sekitar Rp 10,8 juta.
Adapun Amazfit Balance Ultra dibanderol 600 poundsterling atau sekitar Rp 14,5 juta, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GSMArena dan GizmoChina.
Belum diketahui apakah smartwatch ini juga akan dipasarkan di Indonesia atau tidak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang