Pemain Ulsan HD yang Selebrasi Sindir Shin Tae-yong Akhirnya Minta Maaf
Pemain asal Korea Selatan, Lee Chung-yong, akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas selebrasi kontroversial yang sempat menghebohkan publik sepak bola Korea Selatan pada musim lalu.
Nama Lee Chung-yong menjadi sorotan setelah melakukan selebrasi menyerupai ayunan golf dalam laga lanjutan K-League 1 antara Ulsan HD kontra Gwangju FC, Sabtu 18 Oktober 2025. Aksi tersebut terjadi tak lama setelah Ulsan HD resmi memecat pelatih mereka, Shin Tae-yong.
Selebrasi itu kemudian ditafsirkan sebagai sindiran terhadap Shin Tae-yong. Pasalnya, sebelum pemecatan tersebut, mantan pelatih Timnas Indonesia itu sempat dikabarkan kerap membawa stik golf saat Ulsan HD menjalani laga tandang. Isu tersebut memunculkan anggapan bahwa Shin Tae-yong tidak fokus menangani tim.
Shin Tae-yong sendiri telah membantah tudingan tersebut. Ia menjelaskan bahwa stik golf yang dibawanya bukan untuk bermain, melainkan hendak diberikan kepada anaknya.
Masalah Shin Tae-yong di Ulsan HD memang tak berhenti sampai di situ. Pelatih berusia 54 tahun itu juga sempat diterpa isu melakukan kekerasan terhadap pemain selama masa kepelatihannya. Namun, Shin Tae-yong kembali membantah dan menegaskan bahwa insiden tersebut hanyalah bentuk kedekatan dengan pemain.
“Siapa yang berani menyerang pemain dalam pertemuan pertama setelah menjabat?” ujar Shin Tae-yong kala itu.
“Saya rasa ekspresi saya memang berlebihan karena dia adalah pemain yang saya sayangi seperti murid. Saya tidak bermaksud apa-apa. Namun jika pemain tersebut merasa tidak nyaman dan menganggapnya sebagai serangan, saya sungguh-sungguh meminta maaf,” tambahnya.
Sementara itu, Lee Chung-yong baru-baru ini akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas selebrasi yang dilakukannya. Winger senior tersebut mengakui emosinya kala itu tidak terkendali.
“Sebagai pemain, saya merasa bertanggung jawab penuh atas kekecewaan yang saya timbulkan kepada banyak orang akibat selebrasi saya musim lalu,” ujar Lee Chung-yong, dikutip dari Ggilbo
“Saya dengan tulus meminta maaf kepada para suporter. Sebagai pemain dan juga senior, seharusnya saya bisa bersikap lebih rasional dan tidak membiarkan emosi menguasai diri,” lanjutnya.
Lee Chung-yong pun berjanji insiden serupa tidak akan kembali terulang di masa mendatang.