Shin Tae-yong Buka-bukaan soal Strategi di Persija, Isyaratkan Era Baru Macan Kemayoran

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong

Kehadiran Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih baru Persija Jakarta menjadi salah satu kabar terbesar di sepak bola Indonesia menjelang musim 2026/2027. Setelah beberapa tahun menjadi sosok penting dalam perkembangan Timnas Indonesia, pelatih asal Korea Selatan tersebut kini memulai tantangan baru di level klub. 

Penunjukan STY tidak hanya menghadirkan optimisme bagi Persija, tetapi juga memunculkan rasa penasaran mengenai strategi yang akan diterapkannya bersama Macan Kemayoran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persija sendiri tengah berupaya kembali ke jalur persaingan juara setelah beberapa musim belum mampu memenuhi ekspektasi besar para pendukungnya. Dengan kontrak berdurasi tiga tahun yang diberikan manajemen, Shin Tae-yong dipercaya menjadi sosok yang akan membangun fondasi kuat sekaligus mengangkat performa tim dalam jangka panjang. 

Salah satu aspek yang paling dinantikan tentu saja adalah perubahan taktik yang diyakini akan membuat wajah Persija berbeda dibanding musim-musim sebelumnya.

Taktik Shin Tae-yong di Persija Akan Berbeda dari Timnas Indonesia

Selama menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang mampu menyesuaikan strategi dengan kualitas lawan yang dihadapi. Dalam berbagai ajang internasional, skuad Garuda kerap bermain disiplin dalam bertahan dan memanfaatkan kecepatan saat melakukan serangan balik.

Pendekatan tersebut dinilai efektif karena Indonesia sering menghadapi negara-negara dengan kualitas individu maupun pengalaman yang lebih baik. Sebab itu, organisasi pertahanan yang solid menjadi salah satu fondasi utama permainan yang dibangun Shin selama menukangi tim nasional.

Namun situasi yang dihadapi Persija tentu berbeda. Di kompetisi domestik, Macan Kemayoran merupakan salah satu klub besar yang hampir selalu dibebani target kemenangan di setiap pertandingan. Karena itu, pendekatan taktis yang diterapkan diperkirakan tidak akan sama dengan saat Shin membesut Timnas Indonesia.

Persija justru dituntut untuk lebih dominan dalam penguasaan bola, berani mengambil inisiatif serangan, dan mampu membongkar pertahanan lawan yang bermain lebih defensif. Kondisi inilah yang membuat Shin diyakini akan menampilkan versi berbeda dari filosofi sepak bolanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Filosofi Menyerang Jadi Andalan

Meski selama ini identik dengan permainan yang disiplin dan terorganisir, STY sebenarnya dikenal menyukai sepak bola menyerang. Hal tersebut diungkapkannya saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta.

Halaman Selanjutnya
"Saya adalah seseorang yang secara alami lebih menyukai gaya sepak bola agresif, dan filosofi sepak bola saya adalah menyerang," ujarnya saat konferensi pers. 
Halaman Selanjutnya