Drama Ulsan HD Memanas, Selebrasi Lee Chung-yong Sindir Shin Tae-yong: Fans Akan Tahu Siapa yang Tulus
Ulsan HD akhirnya memutus tren buruk mereka dengan kemenangan 2-0 atas Gwangju FC di Stadion Ulsan Munsu, Sabtu sore. Namun, tiga poin berharga itu justru tenggelam oleh satu momen yang mencuri perhatian: selebrasi Lee Chung-yong.
Usai mengeksekusi penalti di masa injury time, Lee melakukan gerakan seperti mengayunkan stik golf ke arah tribun penonton. Sekilas terlihat sederhana, tapi bagi publik Korea Selatan, gestur itu sarat makna dan langsung memicu kontroversi.
Ulsan HD sedang berada di tengah badai. Dua pekan terakhir, klub terseret dalam drama besar setelah pemecatan Shin Tae-yong yang hanya 62 hari menukangi tim.
Pemecatan itu membuka keretakan internal klub juara bertahan K League tersebut. Muncul berbagai tudingan mulai dari metode latihan yang tak biasa, isu pemain senior yang membangkang, hingga gosip soal “liburan golf” yang disebut dilakukan Shin selama masa tugas.
Shin membantah keras semua tudingan itu. Ia menyebut dirinya hanya menjadi “pelatih boneka” dan merasa dikhianati oleh sebagian pemain.
Setelah dipecat, pelatih asal Korea Selatan itu bahkan beberapa kali menyinggung nama-nama pemain dan menuduh adanya “pemberontakan” di ruang ganti.
Sementara itu, pihak klub memilih bungkam. Hingga akhirnya, Lee Chung-yong berbicara lewat satu ayunan imajiner di lapangan. “Fans Akan Tahu Siapa yang Tulus," ucapnya dilansir Football Asian.
Usai pertandingan, tiga kapten tim Lee Chung-yong, Jo Hyeon-woo, dan Kim Young-gwon, tampil di hadapan media untuk pertama kalinya sejak Shin dipecat.
Awalnya, Lee hanya berbicara soal pertandingan. Namun nada suaranya berubah ketika menyinggung konflik internal.
“Fans akan tahu nanti siapa yang benar-benar tulus. Kami yang masih di sini, masih berjuang. Setelah musim berakhir, akan tiba waktunya untuk bicara," kata Lee.
Jo Hyeon-woo menambahkan, “Sekarang bukan waktunya bicara banyak. Kami harus fokus bertahan dulu.”
Sementara Kim Young-gwon menegaskan, “Akan tiba waktunya publik tahu yang sebenarnya.”
Keruntuhan Kekaisaran Ulsan
Musim ini menjadi salah satu yang paling kelam bagi Ulsan HD. Setelah meraih gelar musim lalu, mereka terperosok ke papan bawah dan harus bermain di grup degradasi (Final B) untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Secara resmi, Shin Tae-yong dipecat karena hasil buruk. Namun, laporan media lokal menyebut alasan yang lebih dalam — dari bentrok dengan pemain hingga perilaku yang dianggap tak sesuai etika klub.
Mantan CEO Ulsan, Kim Kwang-guk, bahkan mengklaim bahwa “perlakuan verbal dan fisik” Shin terhadap pemain membuatnya tak punya pilihan selain mengambil tindakan. Namun Shin menolak keras tudingan itu, menyebut dirinya sebagai korban politik internal.
Selebrasi “ayunan golf” Lee Chung-yong kini jadi simbol dari ketegangan itu. Ketika ditanya maknanya, Lee hanya tersenyum dan menjawab singkat, “Sudah saya jelaskan tadi.”
Bagi para fans, jawabannya jelas. Sorak “Lee Chung-yong! Lee Chung-yong!” menggema di Munsu, seolah menjadi pernyataan dukungan terhadap para pemain yang memilih bertahan di tengah badai.
Menariknya, Ulsan diketahui tengah merekam dokumenter internal tentang kehidupan tim. Banyak pihak menilai rekaman itu bisa menjadi kunci untuk mengungkap siapa sebenarnya yang berkata jujur.
Untuk saat ini, semuanya masih misteri. Klub menjaga jarak dari komentar, dan para pemain memilih fokus menyelamatkan musim.