Media Malaysia Soroti Shin Tae-yong, Disebut Ikuti Jejak Kim Pan-gon

Shin Tae-yong resmi ditunjuk sebagai pelatih Persija Jakarta
Shin Tae-yong resmi ditunjuk sebagai pelatih Persija Jakarta

 Langkah Shin Tae-yong menerima pinangan Persija Jakarta ternyata menarik perhatian media Malaysia. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan disebut sedang mengikuti pola karier yang sebelumnya dijalani Kim Pan-gon.

Dua juru taktik Negeri Ginseng tersebut memang memiliki perjalanan karier yang cukup mirip di Asia Tenggara. Keduanya pernah menangani tim nasional, sempat melatih klub raksasa Korea Selatan, lalu kembali berkiprah di level klub kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kim Pan-gon lebih dulu menorehkan jejak tersebut. Ia menangani Timnas Malaysia pada periode 2022 hingga 2024 sebelum memilih mundur demi menerima tawaran melatih Ulsan HD di K-League.

Namun kiprah Kim bersama Ulsan tidak berlangsung lama. Ia diberhentikan pada Agustus 2025 dan kemudian kembali ke Malaysia untuk menangani Selangor FC.

Sayangnya, hasil yang diraih tidak sepenuhnya memuaskan. Selangor yang sebelumnya langganan finis di posisi runner-up Liga Malaysia justru harus puas mengakhiri musim 2025/26 di peringkat ketiga di bawah arahan Kim Pan-gon.

Kini, jalur karier serupa sedang dijalani Shin Tae-yong.

Pria berusia 55 tahun itu mengarsiteki Timnas Indonesia selama lima tahun, sejak 2020 hingga awal 2025. Setelah berpisah dengan PSSI, Shin sempat dipercaya menggantikan Kim Pan-gon di kursi pelatih Ulsan HD.

Namun nasibnya tak jauh berbeda. Karier Shin bersama klub elite Korea Selatan itu berlangsung singkat setelah hanya bertahan sekitar dua bulan.

Meski gagal meninggalkan kesan mendalam di Ulsan, nama Shin tetap memiliki daya tarik besar di Asia Tenggara. Persija Jakarta pun tak ragu menunjuknya sebagai pelatih kepala untuk menghadapi Super League musim 2026/27.

Penunjukan tersebut membuat media Malaysia melihat adanya kemiripan perjalanan karier antara Shin dan Kim.

"Shin Tae-yong ikut jejak Kim Pan-gon," tulis Makanbola.com dalam laporannya.

Media tersebut menilai kehadiran Shin bisa menjadi modal penting bagi Persija untuk kembali bersaing di papan atas setelah menutup musim lalu di posisi ketiga.

Tantangan besar kini menanti mantan pelatih Timnas Indonesia itu. Ekspektasi The Jakmania sangat tinggi mengingat reputasi yang ia bangun selama menangani skuad Garuda.

Jika mampu membawa Persija meraih prestasi, Shin berpeluang membuka lembaran baru yang lebih sukses dibandingkan kiprahnya bersama Ulsan HD. Namun jika gagal memenuhi harapan, tekanan besar dipastikan akan segera menghampiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, bukan hanya Shin dan Kim yang memilih beralih ke level klub setelah meninggalkan tim nasional. Legenda pelatih Korea Selatan lainnya, Park Hang-seo, juga mengambil jalan serupa. Mantan pelatih Timnas Vietnam itu kini menangani klub kasta kedua Thailand, Kanchanaburi Power.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana para pelatih Korea Selatan yang pernah sukses di level tim nasional Asia Tenggara kini mencoba membangun babak baru karier mereka dari bangku pelatih klub.