Gempa Pacitan Hari Ini: Penyebab dan Daftar 21 Daerah yang Merasakan

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Pacitan di Provinsi Jawa Timur pada Selasa (27/1/2026) pagi.
Dilansir dari unggahan akun X BMKG, gempa Pacitan hari ini terjadi pukul 08.20 WIB dengan titik pusat gempa berada di 25 kilometer timur laut Pacitan, dengan kedalaman 105 kilometer.
BMKG pun memastikan bahwa gempa Pacitan hari ini tidak berpotensi tsunami.
"Gempa Mag 5,5, 27 Jan 2026 08.20 WIB, Lok 8,14 LS, 111,33 BT (25 km timur laut Pacitan-Jatim), kedalaman 105 km, tidak berpotensi tsunami," tulis akun @infobmkg.
Penyebab Gempa Pacitan
Analisis BMKG menunjukkan bahwa penyebab gempa Pacitan hari ini karena adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik aatau thrust fault," kata Daryono, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/1/2026).
Jenis gempa tersebut diklasifikasikan sebagai gempa bumi menengah berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya.
Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Gempa Pacitan Dirasakan hingga Mataram
Dikutip dari laman resmi BMKG, tingkat getaran gempa Pacitan ini tidak hanya dirasakan di wilayah tersebut, melainkan daerah lain di sekitarnya dan bahkan di luar Pulau Jawa.
Berikut sebaran wilayah yang turut merasakan getaran Gempa Pacitan berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI):
1. Skala III-IV MMI (Getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah)
- Pacitan
- Karangkates
- Tulungagung
2. Skala III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah)
- Malang
- Nganjuk
- Ponorogo
- Blitar
3. Skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan akan truk berlalu)
- Madiun
- Denpasar
- Kuta
- Karangasem
- Jember
- Mojokerto
4. Skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)
- Yogyakarta
- Bantul
- Sleman
- Kulon Progo
- Purworejo
- Semarang
- Pasuruan
- Mataram.
Sebagian tulisan di artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang