Gempa Pacitan M 6,4 Terasa hingga Solo dan DIY, Warga: Terasa Lama Seperti Terombang-ambing
Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026), pukul 01.06 WIB dini hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memastikan gempa Pacitan tidak berpotensi tsunami.
Getaran yang dihasilkan gempa ini terasa hingga Solo dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Menurut penuturan warga dari kedua wilayah tersebut, getaran berlangsung lama dan menimbulkan kesan seperti terombang-ambing.
Terasa sampa Solo dan DIY, getaran berlangsung lama
Bunga (23), warga yang berdomisili di Yogyakarta menceritakan, getaran terjadi cukup lama dan sempat ada jeda di antaranya.
Meskipun demikian, ia tidak memperkirakan berapa lama persisnya getaran terjadi.
"Cuman inget getarnya. Drrrt habis itu jeda. Habis itu kayak getar pendek habis itu satu lagi panjang kayak kamu di air," kata Bunga kepada Kompas.com, Jumat.
Menurut penuturannya, getaran gempa seolah membuat tubuh terombang-ambing akhirnya berhenti.
"Geteran yang akhir tuh beneran yang kayak keombang-ambing dan panjang sendiri. Jarak dari rangkai pertama ke yang rangkai kedua tuh mayan, Kak.. karena aku sempat bangunkan adek," imbuhnya.
Tak hanya Bunga, Eno (26) merasakan getaran yang cukup lama di DIY.
"Sekitar 3 menitan kayaknya. Pokoknya agak lama deh. Aku tadi keluar kamar masih goyang-goyang," ucap Eno.
Sementara itu di Surakarta atau Solo, Kala (27) mengaku getaran gempa terasa sangat kencang.
"Kerasa banget dan lama banget," ujar dia saat dikonfirmasi.
Kala memperkirakan, getaran terasa satu hingga dua menit sebelum akhirnya berhenti.
"Mungkin 1-2 menit aku ga merhatiin jam," sambungnya.
Selain Kala dan Bunga, banyak warganet di X juga mengeluhkan tentang lamanya getaran akibat gempa Pacitan.
Gempa tidak berpotensi tsunami
BMKG menjelaskan, episenter gempa berada di sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur.
Pusatnya berada di koordinat 8,99 derajat Lintang Selatan dan 111,18 derajat Bujur Timur atau sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur.
Dengan episenter berada di kedalaman10 kilomenter, kejadian ini termasuk gempa dangkal.
"Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, tergolong gempa dangkal yang umumnya dirasakan lebih kuat di permukaan," bunyi keterangan diterima Kompas.com, Jumat (6/2/2026).
Selain itu, gempa Pacitan tidak hanya dirasakan dalam skala yang luas melainkan juga menimbulkan beberapa level getaran.
Adapun wilayah yang merasakan gempa adalah Pacitan (IV), Bantul (IV), Sleman (IV), Kulonprogo (III), Trenggalek (III), Wonogiri (III), Malang (III), Cirebon (III), Blitar (III), Surakarta (II), Karanganyar (III), Magelang (III), Jombang (III), Tulungagung (III), Tuban (II), dan Jepara (II).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang