Kebakaran Lahan Aceh Barat Bertambah Luas hingga 10 Hektare, BPBD: Kencangnya Tiupan Angin
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melaporkan kebakaran lahan yang terjadi di Desa Lapang dan Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, terus meluas. Hingga saat ini, total area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 10 hektare, meningkat dari sebelumnya seluas sembilan hektare.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan kuatnya tiupan angin di lokasi kejadian membuat api cepat merambat ke area lain meski upaya pemadaman terus dilakukan oleh petugas.
“Kencangnya tiupan angin di lokasi kebakaran menyebabkan api dengan mudah menjalar ke lokasi lain, namun upaya pemadaman masih kami lakukan hingga saat ini,” kata Teuku Ronald Nehdiansyah kepada wartawan di Meulaboh, Rabu (21/1/2026).
BPBD berupaya memadamkan api di lokasi kebakaran lahan Aceh Barat
Ia menjelaskan, kebakaran lahan terjadi di dua titik utama, yakni di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, dengan luas area terbakar sekitar tujuh hektare. Sementara itu, kebakaran di Dusun Ujong Beurasok, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, melahap lahan seluas kurang lebih tiga hektare.
Teuku Ronald menambahkan, kondisi cuaca yang panas disertai suhu udara tinggi sepanjang hari turut mempercepat penyebaran api. Hal tersebut diperparah karena area yang terbakar merupakan lahan gambut yang mudah terbakar.
Selain memperluas area terdampak, kebakaran lahan ini juga menimbulkan kabut asap yang mulai mengganggu pernapasan warga di sekitar lokasi kejadian, termasuk masyarakat di Meulaboh yang merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Barat.
Menurutnya, api hingga kini masih terus menjalar secara perlahan dan berpotensi meluas karena hembusan angin di sekitar lokasi kebakaran terbilang cukup kencang. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra dalam proses pemadaman.
Dalam upaya penanganan kebakaran, BPBD Aceh Barat mendapat dukungan dari personel TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menahan laju sebaran api dan mencegah meluasnya kebakaran lahan di wilayah Aceh Barat. (Sumber ANTARA)