BPBD Sultra Catat Luas Wilyah Zona Rawan Gempa Tembus 3,8 Juta Hektare

Sultra, gempa, Gempa bumi, BPBD Sultra Catat Luas Wilyah Zona Rawan Gempa Tembus 3,8 Juta Hektare

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat luas wilayah zona rawan gempa bumi mencapai 3.806.770 hektare.

Luasan itu tersebar merata di seluruh kabupaten/kota Sultra.

Kepala BPBD Sultra La Ode Saifuddin mengatakan, jumlah luasan zona rawan gempa tersebut tertuang dalam dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Sultra 2022-2026.

Gempa bumi telah dicatat sebagai ancaman potensi bencana terbesar di Sultra, mencakup wilayah daratan hingga kepulauan.

"Luasnya potensi ancaman gempa ini mewajibkan kita semua untuk siaga. Pelaporan cepat dari kabupaten/kota ke tingkat provinsi sangat krusial guna mempercepat koordinasi penanganan serta penyaluran bantuan darurat," kata Saifuddin saat ditemui di Kendari, Selasa (3/2/2026), dikutip dari Antara.

Kecepatan Pelaporan Gempa Menjadi Kunci

Dia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sultra siap menurunkan dukungan logistik maupun personel usai menerima laporan resmi dari daerah terdampak.

Untuk itu, kecepatan administrasi laporan dianggap menjadi kunci dalam pemetaan kebutuhan evakuasi dan distribusi logistik di lapangan.

"Kami mengimbau pemerintah kabupaten/kota segera bersurat ke gubernur jika terjadi bencana. Dengan dasar laporan tersebut, kami bersama instansi terkait bisa langsung turun menindaklanjuti kejadian di lapangan," tutur Saifuddin.

Risiko Bencana Lain di Sultra

Menurut dia, selain gempa, risiko bencana lain yang menghantui Sultra meliputi:

  • Tanah longsor dengan luas ancaman mencapai 2,3 juta hektare
  • Banjir yang mencakup wilayah seluas 510.000 hektare
  • Gelombang ekstrem dan abrasi yang meliputi area seluas 70.000 hektare
  • Banjir bandang yang mengancam area seluas 70.000 hektare.

Menurut Saifuddin, besarnya angka rawan bencana ini mengharuskan adanya kerja sama yang solid untuk meminimalkan dampak materil maupun risiko korban jiwa.

Sinergi lintas sektoral diharapkan dapat memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi potensi bencana pada masa depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang