Kopi dan Minuman Kekinian Makin Laris, Persaingan Industri F&B Kian Sengit
Industri makanan dan minuman (F&B) global terus bergerak dinamis mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat urban. Laporan dari Statista memproyeksikan pasar makanan dan minuman dunia akan terus berkembang, didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan produk yang praktis, inovatif, dan memiliki nilai tambah.
Di Indonesia, sektor ini bahkan menjadi salah satu tulang punggung industri nasional. Data Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mencatat industri makanan dan minuman berkontribusi sebesar 41,15 persen terhadap industri pengolahan nonmigas. Angka tersebut menegaskan bahwa sektor F&B bukan sekadar tren, melainkan bagian penting dari pertumbuhan ekonomi. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
Di sisi lain, perubahan preferensi konsumen—mulai dari meningkatnya tren minuman kekinian hingga budaya ngopi yang semakin mengakar—mendorong pelaku usaha untuk bergerak cepat. Inovasi tak lagi sebatas pembeda, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar agar bisnis tetap relevan. Menu baru harus lebih adaptif, bahan baku perlu fleksibel, dan proses pengembangan produk dituntut semakin efisien.

Dalam konteks inilah kebutuhan akan ruang kolaborasi dan eksplorasi menjadi semakin terasa, terutama bagi pelaku usaha horeca (hotel, restoran, dan kafe). Belum lama ini, PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) meresmikan Ellenka Xperience Center di Tangerang dan Gresik sebagai ruang yang dirancang untuk mendorong proses kreasi menu dan inovasi produk secara lebih aplikatif.
Fasilitas ini dikonsep sebagai ruang eksplorasi bersama, tempat pelanggan dan mitra bisnis dapat melakukan pengujian bahan, pengembangan resep, hingga sesi diskusi teknis secara langsung. Pendekatan hands-on memungkinkan ide berkembang lebih cepat, dari tahap konsep hingga prototipe yang siap diuji ke pasar.
Didukung tim R&D dan komersial, pengunjung dapat mengikuti demo produk, workshop, serta sesi konsultasi mengenai tren terbaru di dunia F&B. Konsep co-creation seperti ini dinilai dapat membantu pelaku usaha mempercepat proses inovasi sekaligus meminimalkan risiko dalam pengembangan menu baru.
Selain itu, fasilitas ini juga menyoroti pentingnya inovasi berbasis keberlanjutan. Solusi plant-based dan non-dairy menjadi salah satu fokus pengembangan, sejalan dengan meningkatnya minat konsumen terhadap alternatif bahan pangan yang lebih ramah lingkungan dan sesuai kebutuhan diet modern.
“Melalui Ellenka, LNK terus memperkuat positioning sebagai alternatif bahan pangan dengan semangat #EnakBisaSehat, sementara Ellenka Professional diarahkan untuk menjadi Taste Solution Expert bagi pasar HORECA,” ungkap Juwono Hartanto, Chief Commercial Officer PT Lautan Natural Krimerindo, dalam keterangannya, dikutip Kamis 26 Februari 2026.
Dengan hadirnya ruang kolaboratif seperti ini di wilayah barat dan timur Indonesia, ekosistem kopi dan industri kuliner diharapkan memiliki wadah baru untuk bertukar ide dan mempercepat lahirnya inovasi. Di tengah persaingan yang semakin ketat, kolaborasi dan eksperimen tampaknya menjadi resep penting untuk menciptakan pengalaman rasa yang segar dan relevan bagi konsumen masa kini.