Paus Leo XIV Tutup Tahun Yubelium 2025 di Vatikan, Ketum Pemuda Katolik Hadir

Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Jubelium Pengharapan 2025
Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Jubelium Pengharapan 2025

Hal ini ditandai dengan penutupan Porta Santa atau Pintu Suci sebagai simbol berakhirnya masa rahmat khusus Tahun Yubelium. Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Gusma hadir langsung.

Usai prosesi tersebut, perayaan dilanjutkan dengan Misa Epifani (Penampakan Tuhan) yang diikuti sekitar 5.800 umat Katolik dari berbagai negara, termasuk anggota Korps Diplomatik yang terakreditasi di Takhta Suci Vatikan.

“Puji Tuhan, saya berkesempatan hadir langsung dalam momen penutupan Porta Santa di Vatikan. Ini sungguh waktu yang indah dan penuh makna, bisa berkumpul dan berdoa bersama umat Katolik dari seluruh dunia,” ujar Gusma, dikutip Rabu, 7 Januari 2026.

Gusma mengatakan, meski secara resmi Tahun Yubelium telah berakhir, umat Katolik diharapkan tetap menjaga semangat ziarah, doa, dan pertobatan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di Indonesia.

“Meski Porta Santa telah ditutup, semangat Tahun Yubelium tidak boleh berhenti. Saya berharap umat Katolik tetap rajin berdoa, setia dalam peziarahan iman, dan terus memohon kebaikan bagi dunia serta bangsa Indonesia,” katanya.

Selain mengikuti rangkaian penutupan Tahun Yubelium, Gusma juga berdoa di makam Paus Fransiskus. Ia mengenang perjumpaan Paus Fransiskus dengan para pemuda lintas iman asal Indonesia dalam Deklarasi Jakarta–Vatikan pada Agustus 2024 yang berlanjut saat kunjungan Paus ke Indonesia pada September 2024.

“Saat berdoa di makam Paus Fransiskus, saya teringat pertemuan kami bersama para pemuda lintas iman dalam deklarasi Jakarta–Vatikan pada Agustus 2024, yang kemudian berlanjut saat kunjungan Paus ke Indonesia pada September 2024. Pesan beliau selalu konsisten, sebarkan perdamaian, bangun persaudaraan, dan rawat kemanusiaan,” kata dia.

Di kesempatan terpisah, Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo juga mengajak umat Katolik untuk terus menabur pengharapan meski Tahun Yubelium telah berakhir.

"Semoga peziarahan kita sepanjang tahun suci memperdalam iman kita dan mendorong kita semua untuk terus menjadi peziarah dan penabur-penabur pengharapan, meski tahun suci sudah berakhir kita terus diharapkan menjadi peziarah dan penabur harapan yang semakin giat," kata Suharyo.

Sebagai informasi, Tahun Yubelium 2025 berlangsung lebih dari satu tahun dan diikuti jutaan peziarah dari berbagai negara. 

Selain Basilika Santo Petrus, tiga basilika utama di Roma, yaitu Basilika Santo Paulus di Luar Tembok, Basilika Santo Yohanes Lateran, dan Basilika Santa Maria Maggiore, menjadi pusat ziarah utama selama Tahun Yubelium.