Pengakuan Pelatih Persijap Usai Dihajar Persija Jakarta
Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, mengakui keunggulan Persija Jakarta usai timnya menelan kekalahan pada lanjutan Super League 2025/2026. Menurutnya, kualitas permainan Macan Kemayoran terlihat jelas sepanjang pertandingan.
Persijap harus mengakui keunggulan Persija dengan skor 0-2 pada pekan ke-16 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 3 Januari 2026.
Pada babak pertama, Persijap sempat tampil disiplin dan mampu menahan imbang Persija tanpa gol. Namun, situasi berubah selepas jeda. Persija tampil lebih agresif dan berhasil memecah kebuntuan lewat gol Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman.
Divaldo mengaku kekalahan tersebut terasa menyakitkan, terutama karena Persijap masih belum mampu keluar dari tren negatif dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Sebelum pertandingan saya sudah bilang ke pemain bahwa ini pertandingan yang sangat berat,” ujar Divaldo kepada awak media.
Ia juga menyoroti padatnya jadwal berat yang harus dihadapi Persijap dalam beberapa laga ke depan.
“Setelah melawan Persija, kami akan bertemu lagi dengan tim-tim hebat seperti Dewa United dan PSM Makassar. Sebelumnya kami juga kalah dari Persebaya Surabaya,” lanjut mantan pelatih Persik Kediri tersebut.
Meski demikian, Divaldo berharap anak asuhnya mampu segera bangkit. Ia menekankan pentingnya keberanian dan kekuatan mental dalam menghadapi laga berikutnya melawan Dewa United pada pekan ke-17 Super League 2025/2026.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Senin, 12 Januari 2026.
“Kami harus berani dan punya mental yang kuat untuk berjuang dan berusaha,” tegas Divaldo.
Di sisi lain, Divaldo tak segan melontarkan pujian kepada Persija. Ia menilai kualitas permainan tim ibu kota memang berada di level tinggi dan pantas meraih kemenangan.
“Kualitas permainan Persija terlihat banget. Jujur, para pemain Persija istimewa dan top. Selamat kepada mereka yang sudah mendapatkan tiga poin,” ucapnya.
Sementara itu, pemain Persijap, Sudi Abdallah, menilai organisasi permainan timnya sebenarnya sudah cukup baik, terutama di babak kedua. Namun, ia mengakui ada penurunan konsentrasi yang berujung pada kebobolan.
“Kami sebenarnya mendapatkan beberapa kesempatan, tapi tidak melakukannya dengan baik. Saya hanya bisa mengucapkan selamat kepada Persija,” kata Sudi.
Ia menegaskan Persijap akan terus bekerja keras untuk memperbaiki performa ke depan. “Kami akan tetap bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan kualitas kami,” tutupnya.
Kekalahan tersebut membuat Persijap Jepara masih terpuruk di zona degradasi. Laskar Kalinyamat kini berada di posisi ke-17 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi sembilan poin dari 16 pertandingan.