KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Gontor Umumkan Jadwal Pemakaman

Salah satu pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan Presiden Universitas Darussalam Gontor, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, wafat pada hari ini, Sabtu (3/1/2026), di Rumah Sakit Moewardi, Solo, Jawa Tengah, pukul 12.14 WIB.
Prof Amal wafat di usia 76 tahun.
“Semoga Allah mengampuni dosanya, menerima amal ibadahnya, dan memberinya husnul khatimah,” tulis Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor sekaligus anggota Badan Wakaf Gontor, Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi.
Profil Prof Amal
Prof Amal merupakan pemimpin Pondok Modern Darussalam Gontor periode kelima.
Periode pertama dipimpin Trimurti pendiri, yakni KH Ahmad Sahal, KH Zainuddin Fananie, dan KH Imam Zarkasyi.
Periode kedua dipimpin KH Abdullah Syukri Zarkasyi, KH Hasan Abdullah Sahal, dan KH Shoiman Lukmanul Hakim.
Periode ketiga dipimpim oleh KH Abdullah Syukri Zarkasyi, KH Hasan Abdullah Sahal, dan KH Imam Badri.
Kemudian periode keempat, dipimpin oleh KH Abdullah Syukri Zarkasyi, KH Hasan A. Sahal, dan KH Syamsul Hadi Abdan.
Periode kelima hingga kini, barulah dipimpin KH Hasan Abdullah Sahal, Prof. KH Amal Fathullah Zarkasyi, dan KH Akrim Mariyat.
Dilansir dari laman resmi UNIDA Gontor, selain mengemban amanah sebagai Presiden Universitas, Prof Amal juga pernah menjabat sebagai Rektor UNIDA Gontor pada tahun 2014–2020.
Sebagai rektor, Prof Amal memberikan kontribusi penting dalam penguatan tata kelola, pengembangan akademik, serta pengokohan identitas keilmuan universitas berbasis pesantren.
Prof Amal dikenal luas sebagai pejuang pendidikan pesantren.
Ia memperjuangkan agar sarjana muda Gontor memperoleh kesetaraan dengan lulusan perguruan tinggi di Mesir, sehingga dapat melanjutkan studi magister di negara tersebut.
Usai memperjuangkan pengakuan Gontor di Mesir, Prof Amal kembali ke Tanah Air.
Jadwal pemakaman Prof Amal
Prof Amal yang lahir di Ponorogo pada 4 November 1949, diketahui menderita sakit batu ginjal dan patah tulang.
Setelah kedua masalah kesehatan tersebut tertangani, kondisi Prof Amal justru makin menurun sehingga memerlukan perawatan lanjutan.
Belakangan juga diketahui bahwa Prof Amal memiliki penyakit usus buntu. Kondisi kesehatannya terus memburuk hingga akhirnya wafat pada hari ini.
Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo secara resmi mengumumkan jadwal salat jenazah dan pemakaman Alm. Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.
Jadwal pemakaman dirilis di grup-grup alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, dicukil dari Tribun.
Rangkaian prosesi akan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (3/1/2026) hingga Minggu (4/1/2025) di sejumlah lokasi lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor dan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, sebelum almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga.
Ini jadwal selengkapnya:
Sabtu (14 Rajab 1447/3 Januari 2026)
- 14.30–15.30 WIB: Perjalanan menuju PMDG Putri Kampus 1, Mantingan
- 15.30–16.00 WIB: Salat jenazah di Masjid Baitul Fauziyah, PMDG Putri Kampus 1 Mantingan
- 16.00–18.30 WIB: Perjalanan menuju UNIDA Siman
- 18.30–19.00 WIB: Salat jenazah di Masjid Jami’ UNIDA Siman
- 19.00–19.15 WIB: Perjalanan menuju rumah duka di Gontor
- 19.15–21.00 WIB: Disemayamkan di rumah duka (depan Gedung Gambia)
- 21.00 WIB: Disemayamkan di rumah Keprabon (Kantor Pimpinan)
Minggu (15 Rajab 1447/4 Januari 2026)
- 08.30–09.00 WIB: Salat jenazah di Masjid Jami’ PMDG Kampus Pusat
- 09.00 WIB–Selesai: Pemakaman di pemakaman keluarga PMDG
“Informasi selanjutnya kami beritahukan nanti,” tulis Sekretariat pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang