Ribuan Santri Antar Jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi ke Pemakaman Gontor

Gontor, Pondok Modern Darussalam Gontor, Ribuan Santri Antar Jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi ke Pemakaman Gontor, Prosesi Pengantaran Jenazah dari Masjid ke Makam, Santri Beri Penghormatan Terakhir untuk KH Amal Fathullah Zarkasyi, Doa dan Sambutan Pimpinan Pondok Jelang Pemakaman, Riwayat Hidup dan Pengabdian KH Amal Fathullah Zarkasyi, Wafat di Solo dan Kepemimpinan Gontor

Ribuan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo mengantarkan jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi ke tempat peristirahatan terakhir, Minggu (4/1/2026) siang.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat setelah almarhum dishalatkan di Masjid Jami Pondok Gontor.

Para pimpinan pondok, santri, dan pelayat turut mengiringi jenazah menuju kompleks makam keluarga.

Suasana duka menyelimuti kawasan pesantren di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Prosesi Pengantaran Jenazah dari Masjid ke Makam

Pantauan Tribunjatim Network, jenazah Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi diantarkan ke pemakaman keluarga usai dishalatkan di Masjid Jami Pondok Modern Darussalam Gontor.

Lokasi pemakaman hanya berjarak sekitar 250 meter dari masjid.

Saat prosesi pelepasan, dua pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Akrim Mariyat, tampak menyeka air mata.

Jenazah diusung menuju liang lahat dengan iringan doa serta isak tangis para pelayat.

Santri Beri Penghormatan Terakhir untuk KH Amal Fathullah Zarkasyi

Sejak keluar dari Masjid Jami hingga area pemakaman, para santri berjejer rapi di sepanjang jalur yang dilalui jenazah.

Sikap tersebut menjadi bentuk takzim dan penghormatan terakhir kepada tokoh panutan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Jenazah Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi dimakamkan berdampingan dengan kakaknya, K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, yang wafat pada 21 Oktober 2020.

Doa dan Sambutan Pimpinan Pondok Jelang Pemakaman

Setelah jenazah dimasukkan ke liang lahat, keluarga, santri, dan para pelayat memanjatkan doa. Keluarga kemudian menaburkan bunga sebagai penghormatan terakhir.

Dalam sambutannya, K.H. Hasan Abdullah Sahal mengenang almarhum sebagai sosok mujahid pendidikan.

“Saya orang yang paling tahu tentang Pak Amal. Perjuangannya amat panjang dan tidak semuanya bisa disampaikan. Mari kita ikhlaskan beliau agar dilancarkan perjalanannya,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa almarhum memiliki peran besar dalam berdirinya Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor secara resmi.

Riwayat Hidup dan Pengabdian KH Amal Fathullah Zarkasyi

K.H. Amal Fathullah Zarkasyi merupakan putra keempat K.H. Imam Zarkasyi, salah satu Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.

Almarhum menamatkan pendidikan KMI pada 1969 dan melanjutkan studi hingga meraih gelar doktor dari Universiti Malaya pada 2006. Pada 2014, ia dikukuhkan sebagai guru besar Ilmu Kalam.

Sepanjang hidupnya, almarhum mengabdikan diri sebagai pendidik dan akademisi, termasuk menjabat sebagai Rektor Universitas Darussalam Gontor serta aktif di berbagai organisasi pendidikan nasional dan internasional.

Wafat di Solo dan Kepemimpinan Gontor

Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi wafat di Rumah Sakit Moewardi, Solo, Sabtu (3/1/2026) pukul 12.14 WIB setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Ia merupakan bagian dari Trimurti Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor yang melanjutkan estafet kepemimpinan pesantren.

Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi tercatat sebagai pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor periode kelima bersama K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Akrim Mariyat.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Ribuan Santri Gontor Antarkan Prof. KH Amal Fathullah Zarkasyi ke Peristirahatan Terakhir".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang