Bahas Perasaan ke Suami Orang, Aura Kasih: Mengalir Aja
Aura Kasih kembali menjadi pusat perhatian publik setelah isu dirinya disebut-sebut sebagai simpanan seorang tokoh populer, Ridwan Kamil. Meski belum ada bukti kuat yang menguatkan tuduhan tersebut, berbagai cerita masa lalu kembali diangkat ke permukaan.
Mulai dari isu liburan bersama ke Italia dan New York, Amerika Serikat, hingga dugaan menginap di glamping wilayah Jawa Barat, semua menjadi bahan spekulasi yang terus bergulir di ruang publik. Scroll lebih lanjut yuk!
Di tengah ramainya sorotan tersebut, sebuah pernyataan lama Aura Kasih kembali viral di media sosial. Ucapannya yang membahas tentang stigma terhadap perempuan yang dituding sebagai perebut suami orang (pelakor) kini kembali menuai respons beragam dari warganet.
Pernyataan tersebut diungkapannya dalam sebuah podcast bersama Deddy Corbuzier pada 31 Oktober 2021.
Dalam kesempatan itu, Aura Kasih menilai bahwa tidak semua perempuan yang dekat dengan pria beristri bisa langsung dijatuhi label pelakor tanpa mempertimbangkan latar belakang peristiwa.
"Ya salah sih ya," kata Aura Kasih, dikutip Minggu 28 Desember 2025.
Ia kemudian memperbaiki pernyataannya.
"Tergantung, intention-nya apa?" ralat Aura Kasih.
Ia memberi contoh bahwa jika seorang perempuan menjalin kedekatan dengan pria beristri hanya demi keuntungan materi, jelas hal tersebut merupakan tindakan yang keliru.
"Misalkan nih, aku ketemu cowok sudah punya istri, kalau aku intention-nya cuma duit, ya salah besar," ujarnya tegas.
Namun, Aura Kasih juga menyatakan bahwa persoalan akan menjadi lebih rumit jika menyangkut perasaan. Menurutnya, manusia kadang tidak bisa mengendalikan rasa cinta yang hadir secara tiba-tiba, bahkan kepada seseorang yang statusnya sudah memiliki pasangan.
"Tapi tiba-tiba aku ketemu orang, nyambung, eh udah punya bini, tapi kita nggak bisa menghindari perasaan itu, ya gimana, perasaan juga dikasih Tuhan," katanya.
Ia menegaskan bahwa cap pelakor tidak bisa selalu dipandang secara hitam-putih. Banyak faktor yang perlu dilihat sebelum memberikan penilaian.
"Yup. Kalau intensinya cuma duit ya menurut aku salah banget," tegas Aura Kasih.
Pada akhirnya, pelantun “Mari Bercinta” itu menyimpulkan bahwa perasaan manusia terkadang mengalir tanpa bisa dikendalikan.
"Kalau ngomongin perasaan, kita nggak bisa stop itu, karena manusia dikasih perasaan, dikasih akal, mengalir aja," pungkasnya.
Pernyataan lama ini kembali menuai reaksi beragam, terutama di tengah derasnya isu yang tengah dialamatkan kepadanya. Publik pun kini menanti sikap resmi dari berbagai pihak terkait rumor yang terus berkembang.