Cerita Aura Kasih Pernah Jadi SPG, Cara Jualannya Justru Bikin Takjub

Aura Kasih dengan gaun warna merah
Aura Kasih dengan gaun warna merah

 Nama Aura Kasih tengah ramai diperbincangkan publik. Selain terseret isu perselingkuhan dengan Ridwan Kamil, sejumlah video lama yang menampilkan sisi lain kehidupan Aura Kasih kembali bermunculan di media sosial. Salah satu yang menyita perhatian adalah saat Aura Kasih cerita dirinya pernah menjadi SPG..

Dalam podcast tersebut, Aura Kasih secara terbuka menceritakan pengalaman hidupnya saat masih duduk di bangku kelas 3 SMA. Tak banyak yang menyangka, sebelum dikenal sebagai penyanyi dan artis papan atas, Aura Kasih pernah bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG). Pengakuan ini langsung memicu rasa penasaran publik, terutama karena cara yang ia gunakan justru berbeda dari kebanyakan SPG pada umumnya. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Aura Kasih

Dalam perbincangan santai dengan Praz Teguh di sebuah podcast, Aura Kasih menjelaskan bahwa dirinya justru tidak agresif menawarkan produk, namun hasil penjualannya tetap tinggi. 

Lebih lanjut, Aura Kasih menjelaskan bahwa dirinya justru menghindari sikap terlalu agresif saat menawarkan produk. Menurutnya, pendekatan seperti itu malah membuat calon pembeli merasa tidak nyaman.

“Nggak, kan terlalu agresif juga malas kan. Pasti malas dengan perempuan agresif kan mepet-mepet lu gitu,” kata Aura Kasih menceritakan masa-masa menjadi SPG yang dikutip dari tayangan YouTube pada Senin, 29 Desember 2025. 

Alih-alih rajin menyapa atau memaksa pembeli, Aura Kasih mengaku memilih bersikap cuek. Sikap ini sudah menjadi bagian dari karakternya sejak dulu hingga sekarang.

“Cuman gua tuh tipikal yang kayak dari dulu dan sampai sekarang ya mau beli beli enggak juga bodo amat gitu loh,” katanya melanjutkan. 

Ia bahkan tidak berusaha tampil ramah berlebihan. Aura Kasih mengaku hanya berdiri di konter dengan ekspresi datar, tanpa banyak senyum, dan tidak memanggil calon pembeli.

“Muka gue yang jutek, jarang senyum. Tapi banyak yang beli,” ungkapnya. 

Menurutnya, justru karena sikapnya yang berbeda dari SPG lain, pembeli merasa lebih tertarik untuk datang sendiri tanpa merasa tertekan.

“Karena kayak mungkin di antara yang lain agresif, gua nggak pernah nawarin, gua cuman diam gitu kan,” ujarnya. 

Namun, tanpa disangka cara tersebut justru membuahkan hasil yang mengejutkan dan bisa membuat pembeli membeli produknya. 

“Diam doang orang bisa datang,” tandasnya.