Top 5+ Besar Merek HP Dunia Q3-2025 Versi Counterpoint, Samsung Nomor 1
Samsung kembali memimpin pasar smartphone global pada triwulan ketiga (Juli-September) 2025, sebagaimana laporan firma riset pasar Counterpoint Research yang diterbitkan pada November 2025 ini.
Menurut laporan itu, pasar smartphone global pada kuartal III-2025 secara umum tumbuh 4 persen dari tahun ke tahun (year-on-year/YoY). Namun Counterpoint tak merinci jumlah total unit ponsel yang dikapalkan selama periode tersebut.
Samsung memimpin pasar smartphone dunia kuartal III-2025 dengan pangsa pasar (market share) 19 persen, tumbuh sekitar 6 persen YoY.
Riset Counterpoint menyebutkan bahwa performa Samsung pada periode itu didorong oleh ponsel Galaxy A series.
"Galaxy Z Fold 7 yang baru dirilis (juga) memberikan kinerja yang kuat di pasar, berkat permintaan awal pengguna, promosi agresif oleh operator, dan minat konsumen yang berkelanjutan terhadap ponsel lipat," kata analis riset Counterpoint, Kamal Singh.
Apple menempati peringkat kedua, satu peringkat di belakang Samsung, dengan pangsa pasar 18 persen. Kinerja Apple pada triwulan ketiga 2025 ini tumbuh 9 persen YoY dan tercatat menjadi pertumbuhan terbesar dibanding vendor ponsel lainnya.
Menurut Counterpoint, performa Apple didongkrak oleh pertumbuhan yang kuat di Jepang, China, Eropa Barat dan sebagian wilayah Asia Pasifik.
"iPhone 17 series yang baru dirilis telah diterima dengan baik di pasar, mencatat rekor pra-pemesanan di seluruh wilayah," ujar Singh.
Peringkat ke-3 ditempati oleh vendor ponsel China, Xiaomi, dengan pangsa pasar 14 persen. Penjualan ponsel Xiaomi tumbuh 2 persen YoY, berkat pertumbuhan yang cukup stabil di Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin, terutama untuk ponsel segmen menengah dan entry-level.
Selain itu, pertumbuhan Xiaomi juga dibantu kerja sama perusahaan dengan operator seluler, promosi hingga penguatan saluran penjualan baik secara online maupun offline.
Oppo dan Vivo membuntuti Xiaomi di peringkat empat dan lima, dengan pangsa pasar masing-masing 9 persen.
Pertumbuhan Oppo didorong oleh kinerja penjualan yang kuat di pasar Asia Tenggara, Timur Tengah dan Afrika (Middle East & Africa/MEA), utamanya untuk ponsel 5G yang harganya terjangkau.
Sementara pertumbuhan Vivo tercatat positif di India dan Asia Tenggara, sembari memperluas kehadiran perusahaan di seluruh MEA.
Rincian daftar lima besar vendor smartphone serta market share masing-masing bisa dilihat pada daftar berikut:
- Samsung - 19 persen
- Apple - 18 persen
- Xiaomi - 14 persen
- Oppo - 9 persen
- Vivo - 9 persen
Perlu dicatat bahwa jumlah pangsa pasar dalam riset Counterpoint ini dihitung berdasarkan jumlah pengiriman perangkat dari vendor ke pengecer (sell-in), bukan ke tangan pengguna langsung (sell-out).
Yang tak kalah menarik, Google juga mencatat pertumbuhan yang positif hingga 18 persen YoY. Menurut Counterpoint, kinerja Pixel 9 series cukup kuat di pasar.
Selain itu, integrasi AI dan ekspansi geografis Google untuk ponsel ini juga dinilai mendorong pertumbuhan lebih lanjut.
Pasar ponsel dunia tumbuh 4 persen
Seperti dijelaskan di atas, pasar ponsel global kuartal III-2025 tumbuh 4 persen dibanding kuartal III-2024. Menurut Counterpoint, pertumbuhan ini didorong oleh pengiriman ponsel di sejumlah wilayah yang kuat termasuk di India, MEA, Jepang dan sebagian Asia Pasifik.
Pertumbuhan yang positif di beberapa wilayah itu juga berhasil menutupi penurunan pertumbuhan di pasar utama termasuk Amerika Utara dan Eropa.
"Permintaan model premium di negara maju tetap kuat, sementara HP 5G murah mendapatkan daya tarik di wilayah seperti India, sebagian Asia Pasifik, dan MEA. Namun pelemahan di China akibat pembersihan inventaris dan kepercayaan konsumen yang rendah di Amerika Latin membuat pertumbuhan tetap moderat," kata analis senior Counterpoint, Shilpi Jain.
Sementara di Jepang, pertumbuhannya mencapai 15 persen YoY didorong oleh permintaan yang berkelanjutan untuk iPhone 16 dan iPhone 16e. Samsung Galaxy S25 juga menjadi model ponsel premium lainnya yang diminati konsumen di negeri Sakura tersebut.
Di MEA, pertumbuhan pasar ponsel tembus 14 persen YoY berkat kinerja Samsung dan Xiaomi yang melejit. Begitu pula dengan Apple, khususnya untuk segmen premium.
Sementara itu di India, pasar ponsel tumbuh 9 persen YoY didorong oleh permintaan awal di musim perayaan, hingga adopsi yang kuat terhadap ponsel premium dan menengah berkat diskon yang agresif, dihimpun KompasTekno dari situs resmi Counterpoint.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.