Dari Mainan Jadi Aset Miliaran! 6 Kartu Koleksi Unik di Dunia, Nomor 3 Harganya Bikin Kaget

Ilustrasi Kartu Koleksi (Collectible Card), 1. Pokémon Illustrator Pikachu (1998), 2. Black Lotus – Alpha Edition (Magic: The Gathering), 3. 1909–1911 T206 Honus Wagner, 4. First Edition Shadowless Charizard (Pokémon), 5. Pixar Collectible Cards , 6. 1Play × MLBB M7 World Championship 2026 E Series
Ilustrasi Kartu Koleksi (Collectible Card)

Dahulu kartu koleksi (collectible card) identik dengan hobi anak-anak, kini menjelma menjadi aset bernilai fantastis. Bukan sekadar sebagai aset nostalgia, tetapi segelintir jenis kartu koleksi ini diburu kolektor kelas dunia.

Kelangkaan, cerita di balik kartu, status ikonik, hingga pengakuan global membuat sebagian collectible card dihargai hingga miliaran rupiah di pasar lelang internasional. Tak heran jika kartu koleksi mulai dilirik sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus strategi diversifikasi aset jangka panjang.

Berikut deretan kartu koleksi unik dan langka yang membuktikan bahwa selembar kartu bisa bernilai setara properti mewah.

1. Pokémon Illustrator Pikachu (1998)

Pokémon Illustrator Pikachu hanya diberikan kepada pemenang lomba ilustrasi resmi di Jepang pada akhir 1990-an dengan jumlah yang diyakini kurang dari 40 kartu. Tidak heran harganya kartu ini tembus US$5 juta atau setara Rp80 miliar bahkan disebut sebagai kartu Pokémon paling mahal di dunia. 

Menurut BBC, kombinasi kelangkaan ekstrem, status non-komersial, serta posisi Pokémon sebagai ikon budaya pop global membuat kartu ini menjadi holy grail  bagi kolektor. Nilainya terus melonjak seiring bertambahnya usia kartu dan semakin sedikitnya unit dalam kondisi sempurna.

2. Black Lotus – Alpha Edition (Magic: The Gathering)

Di dunia trading card game, Black Lotus adalah legenda. Versi Alpha Edition menjadi yang paling diburu karena merupakan cetakan pertama dengan jumlah sangat terbatas.

Black Lotus bukan sekadar kartu permainan, tetapi simbol awal industri TCG modern tetapi memiliki daya tariknya terletak pada sejarah, kekuatan dalam gameplay, serta komunitas kolektor fanatik lintas generasi. Sehingga harganya dibanderol senilaiUS$3 juta atau sekitar Rp47 miliar. 

3. 1909–1911 T206 Honus Wagner

Kartu bisbol klasik ini dikenal sebagai salah satu kartu olahraga paling langka sepanjang sejarah. Honus Wagner T206 menjadi langka karena produksinya dihentikan lebih awal, diduga atas permintaan sang pemain yang menolak asosiasi dengan produk tembakau.

Nilai historis, cerita kontroversial, dan status Wagner sebagai legenda bisbol membuat kartu ini menjadi aset investasi koleksi yang hampir tak tertandingi. Harga lebih dari US$7 juta atau sekitar Rp110 miliar. 

4. First Edition Shadowless Charizard (Pokémon)

Charizard adalah ikon Pokémon lintas generasi. Versi first edition shadowless memiliki ciri visual unik dan jumlah terbatas, menjadikannya incaran kolektor serius. Charizard menjadi simbol bagaimana emosi kolektif bisa bertransformasi menjadi nilai ekonomi nyata.

Dikutip dari The Guardian, lonjakan harga kartu Pokémon selama beberapa tahun terakhir dipicu nostalgia generasi 90-an yang kini memiliki daya beli tinggi. Harga diperkirakan hingga US$400 ribu atau sekitar Rp6 miliar sesuai dengan kondisi kartu.

5. Pixar Collectible Cards 

OH!SOME memperingati 40 tahun Pixar dengan mengeluarlan kartu koleksi bertema karakter ikonik seperti Toy Story, Finding Nemo, hingga Inside Out bisa menjadi aset nostalgia lintas generasi. Bukan sekadar ilustrasi, karakter Pixar melekat pada memori masa kecil banyak keluarga di seluruh dunia. 

Selain itu, collectible berbasis IP hiburan besar memiliki potensi nilai jangka panjang karena kekuatan cerita dan relevansi budayanya yang terus hidup, demikian dikutip dari Forbes.  Lebih spesial karena collectible card ini dikemas dengan desain premium serta teknologi khusus seperti multi-laser holographic, tactile film, dan night glow dual mode.

6. 1Play × MLBB M7 World Championship 2026 E Series

Collectible Card Tema Mobile Legend, 1. Pokémon Illustrator Pikachu (1998), 2. Black Lotus – Alpha Edition (Magic: The Gathering), 3. 1909–1911 T206 Honus Wagner, 4. First Edition Shadowless Charizard (Pokémon), 5. Pixar Collectible Cards , 6. 1Play × MLBB M7 World Championship 2026 E Series

Collectible Card Tema Mobile Legend

Kabar bahagia bagi penggemar e-sport karena koleksi dari ajang puncak Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) World Championship juga meluncurkan collectible card yang merepresentasikan era baru kartu koleski modern. Menampilkan pemain terbaik dunia, desain premium dengan teknologi holografik, hingga kartu bertanda tangan, koleksi ini menggabungkan budaya esports dan kelangkaan digital-fisik.

Kartu edisi MLBB ini mulai tersedia pada 23 Januari 2026 di gerai OH!SOME terpilih di Indonesia dan Singapura. Tanggal ini dipilih bertepatan dengan penyelenggaraan M7 World Championship dan M7 Carnival di Jakarta.

"Peluncuran dua IP ikonik dari dunia hiburan dan esports global (MLBB dan Pixar) memperkuat komitmen OH!SOME dalam mengembangkan kategori kartu koleksi di Indonesia melalui kolaborasi yang bermakna dan menarik," ujar Head of Brand OH!SOME, Jonathan Qiao, dikutip dari keterangan resminya. 

1Play × MLBB M7 World Championship 2026 E Series Trading Card Collection merepresentasikan semangat, energi, dan jiwa kompetitif budaya esports masa kini. Untuk meningkatkan pengalaman interaktif, para kolektor 1 Play × MLBB M7 World Championship 2026 E Series Trading Card Collection juga dapat masuk ke platform 1 Play untuk mengakses berbagai fitur tambahan.

"Melalui dua IP ikonik ini, kami berharap pelanggan dapat merasakan pengalaman mengoleksi yang lebih personal, fun, dan rewarding," imbuh Jonathan.

Fenomena collectible card membuktikan bahwa nilai sebuah benda tak selalu ditentukan oleh ukuran atau bentuknya, melainkan oleh cerita, kelangkaan, dan ikatan emosional yang menyertainya. Seiring meningkatnya minat global dan terbatasnya suplai, collectible card berpotensi menjadi aset investasi cuan dan pengalaman.