1.160 Gereja di Jakarta Disterilisasi, 106 Pos dan Ribuan Personel Dikerahkan

Kabid Humas PMJ, Kombes Pol Budi Hermanto
Kabid Humas PMJ, Kombes Pol Budi Hermanto

Polda Metro Jaya mengerahkan tim penjinak bom (Jibom), Gegana, hingga anjing pelacak K9 untuk mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Jakarta.

Sterilisasi dilakukan terhadap 1.160 gereja yang menggelar ibadah Natal. Selain rumah ibadah, pengamanan juga menyasar sejumlah fasilitas publik seperti stasiun kereta api dan terminal bus.

"Tim Jibom dan K9 juga melakukan sterilisasi di beberapa gereja, beberapa tempat-tempat transportasi publik seperti stasiun kereta api dan terminal bus. Ada 1.160 gereja yang melaksanakan ibadah Natal," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto kepada wartawan, Rabu, 24 Desember 2025.

Budi mengatakan, kegiatan sterilisasi dan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan selama pelaksanaan Operasi Lilin Jaya 2025. Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri juga telah turun langsung memimpin pengecekan kesiapan tempat ibadah di Jakarta.

"Melakukan pengecekan terhadap kesiapan gereja. Artinya, gereja dalam menampung jemaatnya ini disesuaikan dengan kapasitas dari tempat tersebut. Kita melihat juga cuaca sangat berubah, pancaroba, dalam kondisi hujan. Ini juga dari pihak-pihak penyelenggara, panitia pelaksanaan ibadah Natal, juga harus mempersiapkan secara baik," tuturnya.

Untuk mendukung pengamanan Nataru, Polda Metro Jaya mengerahkan total 5.044 personel gabungan dari Polri, TNI, dan pemerintah daerah. Ribuan personel tersebut disebar di berbagai titik strategis, mulai dari tempat ibadah hingga area publik.

"Polda Metro Jaya menurunkan personel lebih kurang 5.044 personel, terdiri dari 4.217 anggota Polri, 394 dari TNI, dan 433 dari pemerintah daerah," kata Budi.

Selain itu, polisi juga membangun 106 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, termasuk bandara, terminal bus, dan stasiun kereta api.

"Ini disiagakan untuk 106 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Ada di beberapa titik wilayah DKI, termasuk bandara, terminal bus, dan stasiun kereta api," tuturnya.

Pengamanan juga difokuskan di sejumlah pusat keramaian dan destinasi wisata selama libur Nataru.

"Selain itu ada beberapa titik pengamanan di wilayah-wilayah daerah keramaian bagi masyarakat, yaitu ada di Bundaran HI, ada di Monas, serta di Ancol, dan di beberapa perhotelan dan mal yang menggelar pelaksanaan kegiatan Natal dan Tahun Baru," kata dia.

Tak hanya itu, Polda Metro Jaya juga menggelar patroli skala besar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), termasuk pengamanan permukiman warga yang ditinggalkan saat libur panjang.

"Polda Metro Jaya juga mempersiapkan pengamanan bagi saudara-saudara yang melaksanakan cuti, dalam artian meninggalkan rumah dan harta benda. Ini juga kita mempersiapkan patroli mulai dari tingkat kelurahan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kelurahan. Ini kita lakukan gelar operasi, gelar patroli untuk memberikan rasa aman, termasuk menghimbau kepada para penjaga security yang ada di pemukiman masyarakat," kata dia lagi.