Mobil Listrik Terkecil dan Terunik Ini Disuntik Mati!

Renault Twizy di IIMS 2022.
Renault Twizy di IIMS 2022.

 Renault resmi mengakhiri perjalanan salah satu proyek kendaraan listrik paling unik yang pernah mereka miliki.

Produsen otomotif asal Prancis tersebut memutuskan untuk menghentikan produksi Mobilize Duo dan Mobilize Bento, dua mobil listrik berukuran sangat kecil yang sebelumnya digadang-gadang sebagai solusi mobilitas perkotaan masa depan.

Modifikasi mobil listrik mungil Renault Twizy bergaya Formula One.

Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya Mobilize, sub-merek Renault yang fokus pada solusi mobilitas alternatif.

Mobilize Duo dan Bento pertama kali diperkenalkan sebagai versi produksi dari konsep Renault EZ-1. Kendaraan ini masuk dalam kategori quadricycle listrik, dengan dimensi mungil yang dirancang khusus untuk penggunaan di kota padat.

Secara konsep, mobil ini ditujukan untuk mobilitas jarak pendek, penggunaan berbagi kendaraan, serta pelanggan yang membutuhkan kendaraan ringkas dan ramah lingkungan.

Berbeda dengan mobil konvensional, Renault tidak menjual Duo dan Bento secara langsung. Keduanya ditawarkan melalui sistem langganan dan diposisikan sebagai kendaraan layanan, bukan kendaraan pribadi.

Meski desainnya unik dan futuristis, model bisnis tersebut ternyata tidak mampu menarik minat pasar secara luas. Hanya sekitar satu tahun setelah memasuki tahap produksi pada 2024, Renault memutuskan untuk menghentikannya.

Penghentian ini berdampak langsung pada operasi layanan berbagi kendaraan Mobilize di beberapa kota Eropa. Layanan car-sharing di Milan dipastikan berhenti sepenuhnya, sementara layanan serupa di Madrid akan ditutup secara bertahap hingga 2026.

Renault menyatakan bahwa layanan-layanan tersebut dinilai tidak memberikan prospek keuntungan jangka panjang dan tidak lagi sejalan dengan arah strategi perusahaan.

Meski Mobilize sebagai sub-merek dihentikan, Renault menegaskan bahwa bisnis pendukung kendaraan listrik tidak sepenuhnya ditinggalkan. Fokus perusahaan kini dialihkan ke pengembangan infrastruktur pengisian daya dan layanan energi.

Selama beroperasi, Mobilize berperan dalam memperluas akses ke lebih dari satu juta titik pengisian daya di Eropa, membangun stasiun pengisian cepat, serta mengembangkan layanan vehicle-to-grid untuk pelanggan bisnis.

Keputusan Renault ini mencerminkan tantangan besar di industri kendaraan listrik, khususnya pada segmen EV kecil dan kendaraan berbasis langganan.

Meski secara konsep menarik dan ramah lingkungan, kendaraan ultra-kompak seperti Duo dan Bento menghadapi keterbatasan pasar, terutama dari sisi harga, utilitas, dan skala bisnis.

Renault Twizy 45 EV

Renault Twizy 45 EV

Ke depan, Renault dipastikan tetap melanjutkan strategi elektrifikasinya, namun dengan fokus berbeda. Perusahaan kini mengarahkan sumber daya ke model EV yang dinilai memiliki potensi pasar lebih besar, seperti Renault 5 E-Tech dan generasi baru Twingo listrik, serta penguatan ekosistem kendaraan listrik yang lebih menguntungkan secara bisnis.

Berakhirnya Mobilize Duo dan Bento menjadi bukti bahwa tidak semua inovasi mobilitas dapat bertahan di pasar. Meski demikian, proyek ini tetap menjadi bagian penting dari eksperimen Renault dalam mencari bentuk mobilitas masa depan yang paling relevan bagi konsumen perkotaan.