Sosok Untung Budiharto: Letnan Jenderal Kehormatan yang Ditunjuk Menjadi Dirut PT Antam
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), secara resmi menunjuk Untung Budiharto sebagai Direktur Utama yang baru. Ia menggantikan Achmad Ardianto yang diberhentikan dengan hormat dari jabatannya.
Pergantian pucuk pimpinan perusahaan tambang milik negara ini menandai babak baru kepemimpinan Antam sebagai salah satu emiten strategis nasional di sektor pertambangan dengan kode saham ANTM.
Keputusan tersebut diambil dalam forum resmi pemegang saham dan diumumkan kepada publik melalui konferensi pers yang digelar usai RUPSLB.
Mengapa RUPSLB Antam 2025 Digelar?
Direktur Pengembangan Usaha Antam, I Dewa Wirantaya, menjelaskan bahwa RUPSLB 2025 menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan, baik di jajaran direksi maupun komisaris.
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola dan keberlanjutan perusahaan.
“Komisaris dan Direksi Antam menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi, dedikasi, dan pengabdian selama menjalankan tugas di Antam,” ujar Dewa dalam konferensi pers RUPSLB 2025, Senin (15/12/2025).
Selain menunjuk Direktur Utama baru, RUPSLB juga menetapkan Irwandy Arif sebagai Komisaris Utama Antam.
Dewa meyakini jajaran komisaris dan direksi yang baru memiliki pengalaman, integritas, serta kapasitas kepemimpinan yang memadai untuk memperkuat pengawasan dan mendorong kinerja perseroan ke depan.
Siapa Untung Budiharto?
Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto, adakan acara ngopi bareng bersama keluarga besar TNI, Rabu (25/5/2022)
Untung Budiharto lahir di Tegal pada 26 April 1965. Sebelum dipercaya memimpin Antam, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta sejak 8 Juni 2023.
Latar belakangnya berasal dari dunia militer, dengan karier panjang di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Untung merupakan purnawirawan TNI AD dengan pangkat terakhir mayor jenderal. Ia adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) 1988 dari kecabangan infanteri.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Akmil, Untung mengawali karier militernya di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan elite TNI AD.
Bagaimana Rekam Jejak Karier Militernya?
Selama berkarier di TNI, Untung menempati berbagai jabatan strategis yang berkaitan dengan operasi dan kepemimpinan wilayah. Sejumlah posisi penting pernah diembannya, antara lain:
- Komandan Resor Militer (Danrem) di Bangka Belitung
- Perwira Bantuan di Staf Operasi TNI AD
- Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Waasops KSAD)
- Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) I/Bukit Barisan
Pada periode 2016–2017, Untung menjabat sebagai Inspektur Kodam (Irdam) XVIII/Kasuari. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Waasops KSAD pada 2017–2019.
Pada 2019–2020, ia kembali mengemban tugas sebagai Kasdam I/Bukit Barisan. Karier militernya ditutup dengan jabatan Panglima Komando Daerah Militer Jaya.
Apa Pengalaman Untung di Luar TNI?
Selain berkiprah di lingkungan militer, Untung juga memiliki pengalaman di sejumlah lembaga strategis sipil.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Pengalaman lintas sektor ini dinilai menjadi modal penting dalam memimpin perusahaan BUMN berskala besar seperti Antam.
Pada awal Oktober 2025, Presiden Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI.
Untung Budiharto termasuk salah satu penerima kenaikan pangkat tersebut, dari mayor jenderal menjadi letnan jenderal kehormatan atau jenderal bintang tiga kehormatan.
Sepanjang masa pengabdiannya, Untung menerima berbagai tanda jasa, antara lain Satya Lencana Seroja Ult, Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun, serta Satya Lencana GOM IX/Raksaka Dharma.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang