Spot Sunset Ikonik Jakarta, Nikmati Senja dengan Panorama Kota dari Ketinggian
Menikmati sunset di Jakarta punya sensasi tersendiri, terutama ketika disaksikan dari ketinggian, jauh di atas hiruk-pikuk lalu lintas dan deretan gedung ibu kota. Saat matahari perlahan tenggelam di balik cakrawala, kota berubah warna menjadi oranye memberikan suasana hangat, lembut, dan tenang hanya untuk sesaat.
Momen singkat inilah yang kembali dihadirkan SKYE sebagai pengalaman utama bagi para pencinta senja di tengah Jakarta. Sejak berdiri tahun 2012 lalu ditutup pada tahun 2024, SKYE resmi buka kembali pada Rabu, 10 Desember 2025.
Berlokasi di lantai 56 Menara BCA, restoran di bawah naungan ISMAYA Grup hadir dengan wajah baru yang lebih hangat dan personal. Setelah menjalani proses renovasi selama setahun, destinasi rooftop ikonik ini kembali membawa karakter yang lebih matang tanpa kehilangan identitasnya sebagai salah satu spot sunset terbaik di Jakarta.
Tim SKYE
"SKYE dulu kesannya lebih eksklusif, sekarang kita ingin lebih welcoming, warm dan feel-nya lebih homey. Saya berharap feel-nya bisa terasa," ujar Senior VP Marketing Ismaya Group, Anggun Melati.
Wajah baru restoran ini merupakan karya desain interior Willis Kusuma. Interior memadukan nilai-nilai natural, sentuhan logam matte, dan palet warna yang mengikuti perubahan cahaya Jakarta. Ini menciptakan transisi ruang yang mengalir, dari area indoor yang hangat hingga teras terbuka dengan panorama kota yang luas.
Transformasi terbaru SKYE tidak hanya terlihat dari pembaruan desain dan konsep visual, tetapi juga terasa lewat pengalaman hospitality yang dibuat semakin personal. Pendekatan layanan kini berfokus pada tiga pilar utama, yakni menghadirkan pengalaman yang lebih intim dan eksklusif, memperlakukan setiap tamu sebagai secara humanis serta menyajikan hidangan yang dirancang untuk menciptakan momen berkesan dan tak mudah dilupakan.
“Pendekatan yang diterapkan SKYE berfokus pada layanan yang hangat dan ramah, bukan sekadar human, tetapi deeply human,” ujar Direktur Operasional Ismaya Group, Diana Abbas.
Di babak baru ini, SKYE secara spesial menawarkan momen spesial untuk menikmati matahari terbenam sembara menikmati suasana pusat kota Jakata. Pemandangan ikonik bundara Hotel Indonesia (HI) dengan beserta gedung-gedung pencakar langit terbentang sepanjang mata memandang.
Untuk menemani momen terbenamnya matahari dari ketinggian, SKYE menghadirkan minuman spesial Skye Ombré yang hanya tersedia saat matahari menyentuh garis horizon hingga benar-benar menghilang. Pengalaman ini dirancang lebih personal, dan penuh makna bagi para tamu.
Tidak hanya menawarkan pengalaman visual, SKYE juga memperluas makna menikmati waktu dengan menghadirkan kolaborasi wellness pada hari dan jam tertentu. Dari lantai 56, tamu diajak mengambil jeda, bernapas, dan merasakan kembali ritme diri di tengah kota yang nyaris tak pernah berhenti bergerak.
Dari sisi kuliner, SKYE mengusung konsep Western Contemporary Grill yang mengedepankan kesederhanaan rasa dengan kualitas bahan dan teknik yang lebih tinggi. Menu-menu andalan seperti Sir Harry Orange-Fed Wagyu Steak, Aburi Miyazaki Wagyu, Bone Marrow Escargot, Braised Short Ribs, hingga Bone Marrow Butter Pappardelle disiapkan dengan perhatian penuh oleh tim dapur, menghadirkan rasa yang familiar namun lebih berkarakter.
Sementara itu, beberapa minuman unggulan SKYE antara lain Given Lemon, Velvety Almond, Citrusy Nectar, Cardamom Myth dan Coriander Spin.