Update Korban Banjir Sumatera: Tewas 1.016 Orang, Hilang 212 Orang

Update Korban Banjir Sumatera: Tewas 1.016 Orang, Hilang 212 Orang

Per hari Minggu (14/12/2025) malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban jiwa akibat banjir di Sumatera mencapai 1.016 jiwa dan 212 orang belum ditemukan.

Jumlah tersebut adalah hasil rekapitulasi korban meninggal dunia di tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Menurut informasi data terbaru BNPB ditemukan 10 korban jiwa, sehingga jumlah korban jiwa yang sebelumnya 1.006 jiwa pada Sabtu (13/12/2025), menjadi 1.016 per hari ini.

"Sehingga total yang kemarin (Sabtu) rekapitulasi berjumlah 1.006 jiwa (meninggal dunia), hari ini (Minggu) menjadi 1.016 jiwa," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dikutip dari , Minggu (14/12/2025).

Dia menjelaskan, dari 10 jasad yang ditemukan pada Minggu (14/12/2025) tersebut, sembilan jasad ditemukan di Aceh, dan satu jasad di Sumbar.

Rincian jumlah korban jiwa akibat banjir Sumatera berdasarkan provinsi:

  • Aceh: 424 jiwa
  • Sumatera Utara: 349 jiwa
  • Sumatera Barat: 243 jiwa.

Jumlah korban hilang dan pengungsi banjir Sumatera

Update Korban Banjir Sumatera: Tewas 1.016 Orang, Hilang 212 Orang

Ilustrasi banjir Sumatera

Sementara untuk data korban yang masih hilang kembali berkurang, di mana tercatat sebanyak 212 jiwa pada Minggu (14/12/2025).

"Untuk data korban hilang, kemarin (Sabtu) 217 jiwa, saat ini (Minggu) 212 jiwa," ujar Abdul.

Adapun rinciannya korban hilang akibat banjir dan longsor sumatera adalah:

  • Aceh: 32 jiwa
  • Sumatera Utara: 90 jiwa
  • Sumatera Barat: 90 jiwa.

Selain itu, jumlah pengungsi juga berkurang, yakni sebanyak 624.670 pada Minggu (14/12/2025) untuk tiga provinsi terdampak, dengan rincian:

  • Aceh: 582.222 jiwa
  • Sumatera Utara: 30.306 jiwa
  • Sumatera Barat: 12.142 jiwa.

Jumlah itu berkurang 29.972 jiwa jika dibandingkan data pada Sabtu (13/12/2025) yang tercatat sebanyak 654.642 jiwa.

Pengurangan jumlah pengungsi terjadi karena sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing.

Namun ada juga yang statusnya masih pengungsi namun pindah dari titik pengungsian terpusat ke pengungsian mandiri.

Dan mereka masih tetap bergantung pada suplai makanan logistik yang didapatkan dari dapur umum.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang