Menjangkau Jakarta dari Halim

Kepala Eksekutif Jala Lintas Media (JLM), Victor Irianto.
Kepala Eksekutif Jala Lintas Media (JLM), Victor Irianto.

Penyedia layanan teknologi komunikasi dan informasi (TIK) nasional, Jala Lintas Media (JLM), mengoperasikan infrastruktur yang kuat dan terus berkembang, termasuk lebih dari 5.000 km jaringan fiber optik, 1,4 juta homepass, serta 89 points of presence (POP) di berbagai wilayah strategis Indonesia.

Perusahaan yang didukung gateway internasional yang terhubung ke Singapura, Hong Kong, dan Batam ini memastikan konektivitas lintas negara yang andal dan berkapasitas tinggi.

Melengkapi infrastruktur tersebut, JLM menawarkan lini layanan yang komprehensif melalui Mahavire untuk managed-services, Netvolve untuk konektivitas korporasi, Bnetfit untuk broadband rumah dan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah), serta NexByte untuk solusi data center (pusat data).

Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan konektivitas berkualitas, JLM terus memperluas jaringan di kota-kota besar dan wilayah prioritas nasional.

Untuk itulah, kehadiran kantor baru di Halim, Jakarta Timur semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan inovatif dan infrastruktur yang mendorong transformasi digital.

Halim dipilih sebagai lokasi kantor baru karena kawasan ini berkembang pesat menjadi pusat interkoneksi modern dan simpul transportasi masa depan, dengan akses langsung ke Kereta Cepat Whoosh, LRT, TransJakarta, dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma.

Lokasi strategis ini mendukung operasional JLM sekaligus mempercepat ekspansi jaringan di Jakarta, serta memposisikan JLM sebagai hub interkoneksi nasional yang menghubungkan jalur data penting menuju Bekasi, Bogor, Bandung, dan akses kabel laut dari Tanjung Pakis.

Selain berfungsi sebagai pusat operasional, kantor baru yang bertempat Menara Cardig ini juga akan menjadi pusat pengembangan layanan interkoneksi antar–data center.

JLM akan terus memperkuat infrastruktur DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing), teknologi transmisi optik yang memungkinkan satu kabel fiber optik mengirim berbagai jalur data berkecepatan tinggi secara bersamaan.

"Teknologi ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan layanan cloud, hyperscale, dan industri data center di Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa pelanggan, operator, data center, hingga perusahaan korporasi dapat mengandalkan JLM sebagai mitra konektivitas utama dalam memperkuat ekosistem digital nasional," ungkap Kepala Eksekutif Jala Lintas Media, Victor Irianto, di Jakarta, Kamis, 11 Desember 2025.

Bukan itu saja. Kehadiran kantor baru ini menjadi penanda penting ekspansi JLM ke wilayah Jakarta.

Ekspansi ini mencakup pembangunan infrastruktur jaringan berskala nasional, peningkatan kapasitas layanan, serta penguatan konektivitas berkecepatan tinggi untuk mendukung pertumbuhan industri digital, data center, dan sektor korporasi di wilayah Jabodetabek.

Untuk memperkuat jaringan di Jakarta, JLM menjalin kolaborasi open access dengan LinkNet, memungkinkan perluasan jangkauan layanan secara lebih cepat dan efisien.

Selain itu, JLM juga bekerja sama dengan Apjatel (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia) dalam pemanfaatan infrastruktur pasif, sehingga pembangunan jaringan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan terintegrasi.

“Dengan kehadiran kantor baru di Halim, kami ingin memastikan bahwa setiap orang dan pelaku industri mulai dari operator, data center, hingga perusahaan korporasi memiliki akses ke layanan konektivitas yang cepat, andal, dan berkelanjutan,” ungkap Victor.