PLN Gandeng Pemerintah Aceh dan MPU Pulihkan Jaringan Listrik Pasca Bencana
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali atau Abu Sibreh, mengimbau masyarakat Aceh untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kab/Kota termasuk PLN Wilayah Aceh, dalam proses pemulihan jaringan listrik pascabencana.
Dia menegaskan, di tengah situasi sulit seperti sekarang, masyarakat seharusnya menguatkan secara berjamaah dan menghindari tindakan saling menjatuhkan sesama aneuk nanggro.
Menurut Abu Sibreh, gangguan berbagai sisi kehidupan termasuk kelistrikan yang terjadi, merupakan dampak langsung dari bencana yang merusak infrastruktur dalam skala besar. Karenanya, para pekerja di lapangan perlu dukungan moral dan spritual dari semua unsur masyarakat.
Aparat TNI membersihkan lumpur akibat banjir di RSUD Aceh Tamiang
“Saat kondisi seperti ini, yang dibutuhkan adalah kebersamaan kita sesama masyarakat. Bukan saling mendiskreditkan antar sesama kita warga yang menimpa musibah, tetapi dukungan agar pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan lebih baik,” kata Faisal Ali dalam keterangannya, Rabu, 10 Desember 2025.
Dia meminta agar masyarakat tidak meluapkan kekecewaan dengan saling menyalahkan, terutama kepada siapapun yang sedang bekerja memulihkan semua sisi kepentingan kita bersama.
Abu Sibreh juga mengingatkan, bencana banjir besar telah berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik.
Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga suasana yang kondusif agar proses pemulihan berjalan lancar.
“Mari kita saling menguatkan. Musibah ini adalah ujian bersama dan hanya bisa dilewati dengan doa dan kebersamaaan, bukan dengan saling menyalahkan dan caki maki,” ujarnya.
Dia berharap, pemulihan fasilitas umum dan pribadi di seluruh wilayah terdampak Aceh dapat segera tuntas seiring dengan semakin membaiknya kondisi lapangan dan terbukanya akses menuju daerah-daerah yang selama ini terisolasi.