Asmirandah Berencana Punya Anak Lagi, Begini Persiapannya Jelang Promil

Asmirandah
Asmirandah

 Asmirandah tengah bersiap menjalani program hamil untuk anak keduanya. Istri Jonas Rivano tersebut telah melakukan berbagai persiapan untuk menjalani program hamil sekitar tahun depan. 

Diungkapkan oleh Asmirandah, salah satu hal paling krusial yang ia penuhi adalah kebutuhan vitamin D3. Vitamin D3 bermanfaat untuk program hamil karena berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon reproduksi, meningkatkan kualitas sel telur, serta mempersiapkan endometrium agar lebih reseptif untuk proses implantasi. Scroll lebih lanjut yuk!

Asupan vitamin D3 yang cukup juga membantu menjaga sistem imun tetap stabil sehingga tubuh lebih siap menerima kehamilan. Selain itu, vitamin D3 dapat mendukung kualitas sperma pada pria, sehingga secara keseluruhan meningkatkan peluang keberhasilan program hamil.

"Sudah mengkonsumsi sih sebenarnya (vitamin D3), diterusin saja. Jadi sebelum mulai program ini vitamin D-nya juga teruskan. Aku minum, aku konsumsi. Jadi sekarang mungkin ditambah juga dengan suplemen-suplemen lain dan ada vitamin D-nya juga yang memang sudah diresepkan sama dokter," kata Asmirandah, dalam acara 5th Anniversary Prove D3, di Jakarta, Rabu 3 Desember 2025.

Asmirandah mengaku sudah sangat siap memiliki anak kedua. Apalagi, sang putri yang bernama Chloe juga dinilai cukup umur untuk mempunyai adik.

"Iya lah Chloe kan sudah mau 5 tahun nih tahun ini. Jadi kayaknya dia sudah lebih siap jadi kakak. Mumpung mamanya masih muda," terangnya. 

Asmirandah

Sebagai informasi, kebutuhan vitamin D pada wanita pun memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan reproduksi. Kekurangan vitamin D dapat mengakibatkan gangguan kesuburan (PCO dan Endometriosis), komplikasi kehamilan (pre-eklampsia dan persalinan prematur), kesehatan mental (depresi), dan penyakit kanker (kanker gonad). 

Kekurangan vitamin D pada ibu hamil juga berdampak pada tumbuh kembang bayi. Maka, pemantauan kadar vitamin D sejak program hamil menjadi langkah penting bagi calon ibu. 

Vitamin D penting dalam setiap tahap perjalanan hidup para wanita. Mulai dari remaja usia 10—19 tahun, usia produktif 15—49 tahun, 1000 HPK yakni wanita usia 20—45 tahun, pre menopause yakni usia 40—49 tahun, hingga setelah menopause atau wanita berusia lebih dari 50 tahun. 

Namun, dengan kebiasaan kurangnya paparan sinar matahari dan gaya hidup minim aktivitas fisik yang dijalankan wanita Indonesia atau sedentary lifestyle, kebutuhan vitamin D tidak terpenuhi hanya dari makanan.