Mengenal Teknologi Terbaru Layar Lebar, dari IMAX hingga Macro XE

Ilustrasi teknologi Macro XE
Ilustrasi teknologi Macro XE

 Menonton film di bioskop kini tak lagi sekadar soal layar besar dan suara menggelegar. Seiring perkembangan teknologi hiburan, pengalaman sinematik terus berevolusi lewat proyektor laser, sistem audio tiga dimensi, hingga layar raksasa yang dirancang memberikan sensasi lebih imersif bagi penonton.

Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan industri bioskop global mendorong lahirnya berbagai format premium. Tujuannya sederhana: menghadirkan pengalaman menonton yang sulit ditiru oleh televisi maupun layanan streaming di rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu teknologi yang paling dikenal adalah IMAX. Format ini menawarkan layar berukuran besar dengan sistem proyeksi dan mastering film khusus sehingga menghasilkan detail gambar lebih tajam dan area pandang lebih luas dibanding studio reguler.

Selain IMAX, sejumlah operator bioskop juga mengembangkan format premium milik mereka sendiri. Teknologi tersebut menggabungkan layar berukuran besar, proyeksi resolusi tinggi, dan sistem audio canggih agar penonton merasa lebih terlibat dalam setiap adegan.

Perkembangan lain yang cukup signifikan adalah penggunaan proyektor laser. Berbeda dengan proyektor konvensional berbasis lampu, teknologi laser mampu menghasilkan tingkat kecerahan lebih tinggi, warna yang lebih kaya, serta kontras yang lebih baik. Hal ini membuat adegan gelap dalam film aksi, horor, maupun fiksi ilmiah tampil lebih detail.

Tak kalah penting adalah sistem audio berbasis objek seperti Dolby Atmos. Teknologi ini memungkinkan suara diposisikan secara presisi di berbagai titik ruangan, termasuk dari atas kepala penonton. Efek suara pesawat terbang, hujan, atau ledakan pun terasa lebih realistis dan menyeluruh.

Di segmen bioskop premium, kursi juga menjadi bagian dari pengalaman menonton. Sejumlah jaringan bioskop menghadirkan studio VIP dengan kursi lebih lega, sandaran yang dapat direbahkan, hingga layanan makanan langsung ke tempat duduk.

Di Indonesia, salah satu jaringan bioskop yang menghadirkan pengalaman layar lebar premium adalah Cinépolis. Perusahaan asal Meksiko tersebut memiliki berbagai tipe studio, termasuk Macro XE yang mengandalkan layar besar dan sistem audio imersif untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih mendalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan juga turut meramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2026 sebagai Official Indoor Media Partner. Pengunjung bisa mencoba konsep interaktif Popcorn & Drink Lab – Create Your Own, yang memungkinkan setiap orang meracik sendiri kombinasi popcorn dan minuman sesuai selera.

“Kami sangat antusias bisa berbagi kreasi popcorn & minuman unik dengan lebih banyak orang melalui Jakarta Fair. Kolaborasi ini membuka kesempatan yang menarik bagi kedua pihak,” ujar Senior Brand Marketing Manager Cinépolis Cinemas Indonesia, Delfi Kartikawati, dikutip Jumat 12 Juni 2026.