Pangeran MBS Ucapkan Belasungkawa Saat Banjir di Sumatera Tewaskan 442 Jiwa

banjir dan tanah longsor, Sumatera, Arab Saudi, Mohammed bin Salman, bencana di Indonesia, Pangeran MBS, ucapan belasungkawa, Pangeran MBS Ucapkan Belasungkawa Saat Banjir di Sumatera Tewaskan 442 Jiwa

Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS), Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.

Ia menyoroti bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kerajaan Arab Saudi menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan simpati yang tulus kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan seluruh keluarga korban,” ujar Pangeran Mohammed bin Salman dalam pernyataannya, seperti yang dikutip Antara, Senin (1/12/2025).

MBS, yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, mengungkapkan doa bagi para korban yang meninggal dunia maupun yang terluka akibat bencana tersebut.

“Semoga Allah Yang Maha Kuasa melimpahkan rahmat-Nya kepada para korban, memberikan kesembuhan yang cepat bagi mereka yang terluka, dan mengembalikan mereka yang hilang kepada keluarga dengan selamat,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut dari pernyataan ini, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah Aceh, serta kepada para korban.

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Indonesia dan Aceh. Semoga para korban luka segera diberikan kesembuhan," ungkap Faisal Abdullah.

Korban meninggal di Sumatera capai 442 jiwa

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menambah jumlah korban jiwa.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia hingga Senin (1/12/2025) tercatat mencapai 442 jiwa.

Selain itu, 402 orang masih dilaporkan hilang di tiga provinsi tersebut.

Di Sumatera Utara, jumlah korban yang meninggal dunia bertambah menjadi 217 orang setelah tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Dikutip dari Antara, korban meninggal tersebar di beberapa wilayah, seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang, dan Nias.

Saat ini, terdapat 209 warga yang masih hilang di wilayah tersebut.

Di Aceh, jumlah korban meninggal mencapai 96 orang, sementara 75 orang lainnya masih hilang.

Korban tersebar di 11 kabupaten/kota, termasuk Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Utara.

Total pengungsi di Aceh mencapai sekitar 62.000 kepala keluarga.

Di Sumatera Barat, jumlah korban meninggal dunia tercatat 129 orang, dengan 118 orang masih hilang dan 16 orang mengalami luka-luka.

Para korban tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, serta beberapa daerah lainnya, dengan total 77.918 jiwa yang mengungsi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang