Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Restorasi Taman Nasional Tesso Nilo

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (kiri)
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (kiri)

Respons positif yang dibungkus tagar #SaveTessoNilo itu kini mendapat perhatian langsung dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, yang menyebut gelombang solidaritas tersebut menjadi dorongan penting dalam upaya memulihkan habitat gajah Sumatra di kawasan konservasi itu.

Raja Antoni mengatakan apresiasi publik yang menguat di berbagai platform digital semakin menegaskan bahwa agenda pelestarian Tesso Nilo bukan hanya urusan pemerintah, melainkan gerakan bersama. Ia menilai keterlibatan warga, komunitas lokal, hingga pemerhati lingkungan menunjukkan tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya melindungi satwa dan kawasan konservasi.

6 bulan terakhir kami telah bekerja keras mengambil alih Tesso Nilo untuk diperbaiki habitatnha. Alhamdulillah dengan kejadian terakhir (penghancuran posko pengamanan), dukungan dan simpati publik terutama di medsos, #SaveTessoNilo membuat kami tambah yakin dan tambah semangat mengamankan habitat Gajah Domang dan saudara-saudaranya,” kata Raja Antoni, dikutip Sabtu, 29 November 2025.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pemulihan habitat di Tesso Nilo terus berjalan dan menjadi prioritas pemerintah. Restorasi difokuskan pada area seluas 31 ribu hektare sebelum diperluas bertahap hingga 80 ribu hektare.

Raja Antoni menjelaskan bahwa proses awal telah dimulai oleh Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, termasuk rencana penanaman tambahan ribuan hektare vegetasi.

“Insyallah di 31 ribu ini dulu nih yang kita restorasi jadi fokus utama, nanti pelan-pelan bisa ke 80 ribuan Taman Nasional seperti yang ada di SK terakhir,” katanya.

Ia kembali meminta dukungan masyarakat agar proses restorasi berjalan berkelanjutan dan menghasilkan perubahan nyata bagi kelestarian habitat gajah Sumatra yang kian terdesak.

Sebelumnya diberitakan, restorasi besar-besaran Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) resmi digulirkan kembali. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turun langsung ke lapangan melakukan penanaman, menandai percepatan pemulihan kawasan yang selama puluhan tahun menjadi habitat penting Gajah Sumatera namun terus terdesak oleh perambahan.

“Proses restorasi Taman Nasional Tesso Nilo terus dilakukan. Kita terus bekerja untuk memastikan Domang dan kawan-kawan rumahnya tidak diganggu dan mereka bisa hidup di alam bebas,” ujar Raja Antoni saat meninjau lokasi, dikutip Sabtu, 29 November 2025.