Locallove: Event Fashion Lokal Buat Gen Z dengan Sentuhan Edukasi!

Ilustrasi belanja
Ilustrasi belanja

 Gelaran perdana Locallove resmi dibuka di Main Atrium Pakuwon Mall Bekasi, Jawa Barat, pada 26–30 November 2025. 

Mengusung konsep yang dekat dengan keseharian Gen Z, acara ini bukan sekadar bazar, tetapi juga ruang berkumpul komunitas dengan rangkaian aktivitas kreatif dan edukatif.

Diinisiasi oleh Rizky Azhar—Koordinator GlamLocal yang kini mendirikan Locallove—acara ini lahir dari kebutuhan pasar yang semakin spesifik di kalangan anak muda.

“Kita melihat market-nya GlamLocal beragam, kita melihat juga bonus demografinya ada di Gen Z dan menyasar Gen Z. Selain bazar, ada kebutuhan yang lebih atraktif,” ujar Rizky ditemui di lokasi acara.

Sebanyak 63 brand lokal ikut hadir membawa beragam produk fashion, aksesori, parfum, hingga tas. Kisaran harga yang relatif ramah kantong—Rp 100 ribu hingga Rp300 ribu—membuat bazar ini terasa dekat dengan kebutuhan harian Gen Z, terutama untuk outfit kerja maupun kuliah.

Beberapa tenant menawarkan promo menarik, seperti bundling dua koleksi seharga Rp135 ribu dari Himeca Daily, koleksi denim Gamaleea mulai Rp180 ribu, hingga mukena premium Rp189 ribu dari Kalilla Label. Ada pula pilihan aksesori estetik dari Tetta Studio dan berbagai koleksi tas dari Chekhas, Fassy Store, dan TGIF Project.

Meski promo tersedia, Rizky menegaskan bahwa value utama Locallove bukan potongan harga.

“Kita tidak meng-highlight diskonnya tapi pengalaman berbelanja yang berbeda. Bisa ikut beragam kegiatannya,” jelasnya.

Workshop, Talkshow, dan Ruang Komunitas yang “Gen Z Banget”

Tak hanya soal belanja, Locallove menonjolkan aktivitas komunitas yang dirancang agar dekat dengan isu dan minat Gen Z. 

Program harian meliputi workshop kreatif seperti beads dan bag charm (orchid & sporty), sharing session bersama Sister Fillah, hingga talkshow bertema self love, kesehatan mental, karier, dan dinamika Milenial vs Gen Z.

Ditto Avelino, Project Manager Locallove, menilai sesi talkshow menjadi salah satu magnet utama karena sifatnya interaktif.

“Bagian talkshow dan live music selama lima hari berbeda-beda. Yang bikin beda itu interaktif dan engaging, bisa ikut campur dan terasa dengan tema yang kita bawakan. Mereka bisa dapat insight dan ingin belajar,” jelasnya.

Semua sesi talkshow di acara ini dapat diikuti secara gratis.