BERITA FOTO: Potret Duka Aceh, 30 Orang Meninggal, Sekolah Diliburkan
Sejumlah kabupaten/kota di Aceh dilanda banjir dan longsor setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir, Jumat (28/11/2025).
Selain menyebabkan kerusakan rumah dan infrastruktur, bencana hidrometeorologi ini juga menelan korban jiwa.
Berdasarkan data sementara BPBD Aceh, total 30 orang dilaporkan meninggal dunia, tersebar di empat kabupaten.
30 orang meninggal
Salah satu jembatan penyeberangan di Kabupaten Aceh Tenggara, terputus akibat banjir.
Korban terbanyak tercatat di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Di Aceh Tengah, 15 warga meninggal akibat longsor dan beberapa lainnya masih dalam pencarian.
Sementara itu, di Bener Meriah, sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia dan 13 warga masih hilang.
Banjir di Aceh Utara turut menelan 2 korban jiwa, sementara 3 warga belum ditemukan.
Adapun di Aceh Tenggara, 2 warga meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Status tanggap darurat bencana
Kondisi warga Aceh Tenggara di tengah banjir yang melanda wilayah setempat
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh selama 14 hari, mulai 28 November hingga 11 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan dan akan terus mengupayakan percepatan penanganan, termasuk mengerahkan helikopter untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.
Berikut foto-foto banjir Aceh dan momen saat warga berupaya melihat kondisi lingkungan mereka yang porak-poranda, menggambarkan betapa berat dampak bencana yang melanda sejumlah daerah di Aceh.
Wilayah yang terdampak banjir Aceh
Karyawan PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dilantai dua gedung, Kamis (27/11/2025)
Diberitakan sebelumnya, saat ini banjir juga merendam Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara.
Keterbatasan peralatan, personel, dan putusnya saluran komunikasi di lapangan menjadi kendala dalam proses evakuasi warga.
Kebutuhan sangat mendesak saat ini bantuan evakuasi dan penyelamatan, makanan pokok, bantuan logistik masa panik dan alat berat untuk melakukan normalisasi saluran yang tersumbat.
Fokus penanganan pengungsi korban banjir
Hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, Selasa (11/11/2025). Dampak cuaca buruk tersebut, sejumlah wilayah terendam banjir akibat air sungai meluap.
Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, menyebutkan bahwa fokus pemerintah kini adalah penanganan pengungsi korban banjir dan distribusi makanan.
"Kami fokus evakuasi korban banjir juga. Kami akui, belum semua titik pengungsian bisa kami tembus karena ketinggian air yang luar biasa," ujar Taruna, Kamis (27/11/2025).
Kabupaten Aceh Tengah lumpuh total akibat banjir bandang yang melanda wilayah setempat.
Sekolah diliburkan
Puluhan sekolah di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dipastikan diliburkan proses belajar mengajar.
Menyusul intensitas hujan makin tinggi di kabupaten itu.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara, Jamaludin, menyebutkan tercatat satu taman kanak-kanak, 7 SMP, dan 29 sekolah dasar di tiga kecamatan terendam banjir.
Sekolah itu berada di Kecamatan Baktiya, Seunuddon dan Kecamatan Tanah Jambo Aye.
“Jalan menuju sekolah dan halaman sekolah seluruhnya terendam banjir. Jadi, kami pastikan proses belajar mengajar terhenti sementara untuk keamanan peserta didik,’ kata Jamaluddin kepada Kompas.com, Minggu (23/11/2025).
Sekda Aceh Utara, Jamaluddin meinjau sekolah terendam banjir di SD Tanah Jambo Aye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (23/11/2025)
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang