Tujuh Tahun Berlalu, Prediksi Luar Biasa Pep Guardiola Mulai Terbukti
Arsenal benar-benar tampil buas di awal musim ini. The Gunners bukan hanya memuncaki klasemen Liga Inggris, tapi juga berdiri gagah di puncak grup Liga Champions.
Performa itu membuat skuat Mikel Arteta digadang-gadang tengah menuju musim bersejarah: peluang meraih double ada di depan mata.
Arsenal memang belum pernah mengangkat trofi Liga Champions. Mereka hanya mendekat pada 2006 sebelum tumbang dari Barcelona.
Sementara gelar Liga Inggris terakhir mereka tercatat pada 2004. Namun dengan tren permainan saat ini, publik Emirates mulai berani bermimpi panjang.
Kemenangan 3-1 atas Bayern Munich di Emirates, yang sebelumnya sama-sama sempurna di Eropa, memicu gelombang opini: banyak analis dan fans menilai Arsenal mungkin adalah tim terbaik di Eropa—bahkan dunia—saat ini.
Di balik performa menggila itu, ada satu nama yang mencuri sorotan: Declan Rice. Didatangkan dari West Ham pada 2023 seharga £105 juta, Rice kini seperti menyalakan mesin Arsenal.
Penampilan dominannya saat melawan Bayern membuatnya diganjar Man of the Match. Legenda klub, Martin Keown, bahkan menyebut aksi Rice malam itu sebagai “penampilan paling komplet yang pernah ia lihat dari pemain muda tersebut.”
Sejauh musim berjalan, Rice hampir tak tergantikan. Ia sudah tampil 15 kali dari 17 laga Arsenal di Liga Inggris dan Liga Champions, sambil menorehkan dua gol dan enam assist.
Yang menarik, Manchester City sejatinya hampir mengamankan Rice dua musim lalu. Pep Guardiola mengakui secara terbuka bahwa The Citizens sangat menginginkannya.
“Semua orang tahu kami mengincarnya. Tapi Arsenal lebih ngotot, mungkin Mikel lebih meyakinkan dariku,” ujar Pep.
Guardiola bahkan sudah memuji Rice sejak 2018, saat sang gelandang masih remaja. “Dia pemain muda yang luar biasa dan akan jadi pemain top Inggris bertahun-tahun ke depan.”
Prediksi itu kini terbukti telak. Performa Rice tidak hanya membuat Arsenal melambung, tetapi juga mendorong namanya ke bursa Ballon d’Or 2026.
Ia kini berada di urutan keenam favorit juara versi banyak bandar, hanya kalah dari Mbappe, Lamine Yamal, Haaland, Harry Kane, dan Vitinha.
Setahun lalu Rice “hanya” menutup Ballon d’Or 2025 di posisi 27. Namun jika Arsenal benar-benar meraih trofi besar musim ini, peluang Rice mengikuti jejak Rodri—pemenang Ballon d’Or 2024—sangat terbuka.
Arsenal sedang panas-panasnya. Dan Declan Rice berada tepat di pusat kobaran api itu.