Tujuh Tahun Berturut-turut, Paspor Afganistan Terlemah di Dunia

paspor Afganistan, paspor terlemah di dunia 2025, paspor afganistan, Tujuh Tahun Berturut-turut, Paspor Afganistan Terlemah di Dunia

Paspor Afganistan menjadi paspor terlemah di dunia selama enam tahun berturut-turut sejak tahun 2020.

Temuan tersebut berdasarkan catatan perusahaan penasihat kewarganegaraan global yang berpusat di London, Inggris, Henley & Partners.

Pada tahun 2019, paspor Afganistan berada di urutan 107 yakni hanya bisa mengunjungi 25 negara dengan skema bebas visa.

Pada tahun 2020, paspor Afganistan berada di urutan 107 yakni hanya bisa mengunjungi 26 negara dengan skema bebas visa.

Pada tahun 2021, paspor Afganistan berada di urutan 110. Pemegang paspor Afganistan masih sama yaitu hanya bisa mengunjungi 26 negara dengan skema bebas visa.

Pada tahun 2022, paspor Afganistan berada di urutan 111. Masih sama dengan dua tahun yang lalu yakni 26 negara dengan skema bebas visa.

Pada tahun 2023, paspor Afganistan berada di urutan 107. Kali ini, pemegang paspor Afganistan bisa mengunjungi 27 negara. 

Pada tahun 2024, paspor Afganistan berada di urutan 104. Pada tahun 2024, pemegang paspor Afganistan bisa mengunjungi 28 negara dengan skema bebas visa.

Pada tahun 2025, paspor Afganistan berada di urutan 104. Tahun ini, pemegang paspor Afganistan hanya bisa mengunjungi 24 negara dengan skema bebas visa.

Adapun lemahnya paspor Afganistan disebut karena ketidakstabilan politik, konflik yang berkepanjangan, dan hubungan diplomatik yang terbatas. Dengan demikian, warga Afghanistan memiliki akses ke sangat sedikit negara secara bebas visa.

Di sisi lain, peringkat teratas dengan pemegang predikat paspor terkuat di dunia sejak tahun 2020-2025, rata-rata bisa mengunjungi 191-194 negara dengan bebas visa.

Kesenjangan antara kebebasan bepergian yang dinikmati oleh warga negara yang berada di peringkat teratas dan terbawah tidak pernah selebar ini.

"Gagasan tentang kewarganegaraan dan undian hak asasi manusia perlu dipikirkan kembali secara mendasar seiring dengan meningkatnya suhu, bencana alam yang semakin sering terjadi dan semakin parah, yang membuat masyarakat mengungsi dan membuat lingkungan mereka tidak dapat dihuni lagi," ujar Chair of Henley and Partners, Christian H. Kaelin, dilansir dari CNN.

Kaelin melanjutkan, ketidakstabilan politik dan konflik bersenjata di berbagai wilayah memaksa banyak orang meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat yang lebih aman dan perlindungan.

Diketahui, paspor adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh pemerintah suatu negara kepada warganya sebagai identitas dan izin untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.

Paspor memiliki fungsi untuk membuktikan identitas dan kewarganegaraan seseorang di negara lain, serta menjadi syarat masuk atau keluar dari suatu negara.

Selain itu, paspor juga diperlukan untuk memperoleh visa, yakni izin masuk dan tinggal di negara tujuan.

Apabila suatu paspor semakin kuat, maka ia akan mendapatkan kemudahan menuju destinasi mana pun.

Paspor Terlemah di dunia tahun 2025

Berikut 10 paspor terlemah di dunia 2025 versi Henley & Partners.

104. Afganistan (24 negara)

103. Syiria (26 negara)

102. Irak (29 negara)

101. Pakistan, Yaman (31 negara)

100. Somalia (33 negara)

99. Nepal (36 negara)

98. Bangladesh, Korea Utara (38 negara)

97. Eritrea, Libya, Palestina (39 negara)

96. Iran, Srilanka, Sudan (41 negara)

90. Kongo, Sudan Selatan (43)

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.