Bidik Perak Cabor Loncat Indah, Gladies Lariesa Ungkap SEA Games 2025 Berbeda Total dari Tahun Sebelumnya

Atlet loncat indah, Gladies Lariesa Garina Pasang Target Perak di SEA Games 2025
Atlet loncat indah, Gladies Lariesa Garina Pasang Target Perak di SEA Games 2025

 Atlet loncat indah Indonesia, Gladies Lariesa Garina, kembali menjadi sorotan usai tampil solid di Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025. Penampilan konsisten dan kematangan teknik yang ia tunjukkan membuatnya kembali dipercaya memperkuat Merah Putih di SEA Games Thailand 2025, yang beberapa minggu lagi.

Gladies masuk dalam daftar empat atlet pilihan pelatnas, sekaligus menjadi tumpuan utama sektor putri. Hal ini tak lepas dari rekam jejak prestasinya yang stabil dalam dua tahun terakhir, mulai dari SEA Games Kamboja 2023 hingga dominasi di PON Aceh–Sumut 2024.

Hanya Satu Nomor Putri, Gladies Jadi Harapan Utama

SEA Games tahun ini hanya mempertandingkan satu nomor putri untuk cabang loncat indah, yakni sinkronisasi menara putri. Gladies pun mengakui beban dan tanggung jawabnya jauh berbeda dari SEA Gammes sebelumnya di Kamboja 2023.

“Untuk SEA Games kali ini, nomor putri cuma ada satu, yaitu sinkro menara putri,” ujar Gladies di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Rabu 26 November 2025.

Dengan nomor yang terbatas, fokus pun mengerucut pada satu target utama. Gladies menegaskan target pribadinya adalah tampil maksimal, sementara federasi dan pelatih memberinya target yang jelas.

“Target pribadi pasti ingin memberikan yang terbaik. Kalau dari federasi, dari coach kalau Tuhan izinkan, kita bisa dapat perak,” ucapnya.

Saat diminta membandingkan atmosfer persaingan tahun ini dengan SEA Games 2023 di Kamboja, Gladies memberikan jawaban jujur.

“Ada banget bedanya. Di SEA Games kemarin 2023 saya main di nomor individu, sementara yang sekarang saya main sinkro sama tim,” katanya.

Perubahan nomor yang dimainkan membuat pendekatan persiapan ikut berubah. Dari yang sebelumnya fokus pada kontrol individu, kini Gladies harus menyelaraskan ritme dan timing bersama partnernya.

Loncat indah di IOAC 2025

Untuk memastikan perfoma sinkronisasi berjalan sempurna, Gladies mengaku harus lebih intens dalam membangun komunikasi dan kekompakan.

“Lebih banyak ngobrol dan sharing bareng partner, latihan teknik bareng, sebisa mungkin bareng terus biar chemistry kebangun,” ungkapnya.

Chemistry ini menjadi elemen vital, mengingat lawan terberat yang akan mereka hadapi adalah negara-negara dengan tradisi kuat di loncat indah.

“Yang paling berat Malaysia dan Singapura, ya. Itu dua negara yang paling kuat,” ucapnya.

Prestasi Gladies

Gladies bukan nama baru, dan pencapaiannya menjadi bukti kualitasnya sebagai salah satu atlet terbaik Indonesia.

  • SEA Games 2023 di Kamboja: meraih perak dan perunggu di nomor menara 10 meter putri dengan poin 228,00
  • PON Aceh–Sumut 2024: meraih empat emas dan tampil gemilang dengan nilai tertinggi 245,20 berkat eksekusi teknik tingkat kesulitan tinggi
  •  IOAC 2025: tampil stabil dan menjadi salah satu atlet paling siap jelang penentuan skuat SEA Games

Tak heran Pelatih Nasional, Harly Ramayani, memberikan kepercayaan besar kepadanya. Target sektor putri tahun ini memang diarahkan pada satu medali perak, yang merupakan target realistis sekaligus ambisius mengingat kuatnya rival Malaysia dan Singapura.