MUPERNAS PERKEMI Dimulai, Shorinji Kempo Pasang Target Tembus SEA Games dan Olimpiade

Ketum PB.PERKEMI Agus Setiadji (kiri) dan Presiden World Shorinji Kempo Organization (WSKO), Kouma So
Ketum PB.PERKEMI Agus Setiadji (kiri) dan Presiden World Shorinji Kempo Organization (WSKO), Kouma So

Sebanyak 34 pengurus provinsi hadir dalam agenda tersebut. Namun, hanya 31 provinsi yang memiliki hak suara sebagai peserta resmi musyawarah. Selain laporan pertanggungjawaban pengurus, salah satu agenda krusial yang dibahas adalah revisi AD/ART 2021 guna menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan olahraga modern.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, MUPERNAS juga menjadi panggung penentuan pucuk pimpinan baru PERKEMI. Awalnya, panitia menerima tiga bakal calon ketua umum. Namun dua kandidat memilih mengundurkan diri jelang pemilihan, sehingga proses penetapan akhirnya mengarah pada aklamasi.

Di tengah dinamika organisasi tersebut, PERKEMI justru mematok target yang jauh lebih besar. Federasi bela diri asal Jepang itu ingin membawa Shorinji Kempo Indonesia menembus panggung olahraga internasional seperti SEA Games hingga Olimpiade.

Kejuaraan Randori dan Embu Tandoku Veteran Shorinji Kempo 2025, di GOR UNJ

Ketua Umum PB PERKEMI Agus Setiadji mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir pihaknya terus melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi, baik dari sisi pembinaan atlet maupun tata kelola.

“Termasuk pada 2023 kami mengikuti internasional Taikai atau kejuaraan dunia dan terbukti juara dua dunia,” ujar Agus dalam sambutannya.

Capaian itu menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama Shorinji Kempo dunia. Bahkan, Indonesia kini disebut sebagai kekuatan kedua terkuat setelah Jepang dari total 41 negara yang memiliki cabang olahraga tersebut.

Dari sisi jumlah anggota, pertumbuhan PERKEMI juga tergolong pesat. Per 3 Februari 2026, jumlah kenshi atau praktisi yang terdaftar mencapai 214.171 orang. Angka itu meningkat signifikan dibanding 2018 yang masih berkisar 184 ribu anggota.

Basis massa besar tersebut dinilai menjadi fondasi kuat untuk memperluas pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi internasional.

Memasuki periode berikutnya, fokus utama kepengurusan adalah memperjuangkan agar Shorinji Kempo diakui di ajang multi event.

“Kita mengusahakan agar Shorinji Kempo bisa dipertandingkan di tingkat internasional, termasuk dalam Olimpiade,” kata Agus.

Upaya itu ditempuh melalui komunikasi intensif dengan World Shorinji Kempo Organization atau WSKO, serta memperkuat jejaring di kawasan Asia Tenggara. PERKEMI menggandeng Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Kamboja, hingga Timor Leste, bahkan siap mengirim pelatih dan wasit untuk membantu pengembangan cabang ini.

Strategi tersebut disiapkan agar Shorinji Kempo bisa memenuhi syarat tampil di SEA Games 2027 Malaysia dan SEA Games 2029 Brunei.

"Kami telah berkolaborasi dengan berbagai negara termasuk Timor Leste, Brunei, Kamboja, Thailand kemudian Malaysia agar bisa berkolaborasi dan kalau perlu kita kirim wasit ataupun pelatih-pelatih kepada negara-negara tersebut. Sehingga bila disetujui insya Allah di Sea Games 2027 maupun 2029 Shorinji Kempo bisa dipertandingkan," bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Agus juga menandatangani pengesahan kerja sama bersama Presiden WSKO, Kouma So, yang turut hadir langsung dalam pembukaan MUPERNAS. Kehadiran pimpinan federasi dunia itu dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan Shorinji Kempo internasional.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum III KONI Pusat Andrie T U Soetarno memberikan apresiasi terhadap tata kelola PERKEMI yang dinilai profesional dan minim konflik.

Wakil Ketua Umum III Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat: Andrie. T.U Soetarno

Wakil Ketua Umum III Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat: Andrie. T.U Soetarno

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“PERKEMI ini salah satu cabang olahraga anggota KONI yang memiliki tata kelola cukup baik. Pada pelaksanaan PON kemarin kegiatannya berjalan lancar dan tidak ada kericuan,” ujarnya.

Dengan usia organisasi yang hampir menyentuh 60 tahun, PERKEMI kini berupaya bertransformasi menjadi federasi yang lebih modern, mandiri secara finansial, dan kompetitif. Melalui MUPERNAS 2026, Shorinji Kempo Indonesia tak hanya menata struktur internal, tetapi juga memancang mimpi lebih besar, yakni tampil di SEA Games hingga Olimpiade dan membawa nama Indonesia bersaing di panggung dunia.