Gladies Lariesa Bersinar di IOAC 2025, Peraih Medali SEA Games 2023 dan PON Ini Bidik Tiket SEA Games 2025

Gladies Lariesa tampil di IOAC 2025
Gladies Lariesa tampil di IOAC 2025

 Persiapan menuju SEA Games Thailand 2025 semakin memanas seiring tampilnya deretan atlet pelatnas cabang loncat indah dalam Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025 yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin 24 November 2025. Ajang ini menjadi pusat perhatian karena mempertemukan atlet-atlet terbaik nasional yang sebelumnya berjaya di berbagai kompetisi internasional, termasuk peraih medali SEA Games 2023 dan PON 2024.

IOAC 2025 menjadi panggung terakhir sebelum tim loncat indah Indonesia diumumkan untuk diberangkatkan ke Thailand. Komite Teknis (Komtek) Loncat Indah, Pranarta menegaskan bahwa gelaran ini bukan sekadar kompetisi rutin, tetapi menjadi titik krusial dalam menentukan kesiapan, konsistensi, dan mental bertanding para atlet.

“ Atlet yang diunggulkan kalau untuk di sektor senior putri masih Gladies, yang memang masih atlet loncat indah terbaik terbaik di sektor putri Indonesia,” tegas Pranarta Pranarta di Stadion Akuatik, GBK, Jakarta, Senin 24 November 2025.

Pranarta menyampaikan bahwa seluruh atlet pelatnas diturunkan tahun ini sehingga persaingan menjadi sangat ketat, termasuk bagi atlet muda yang ingin memperlihatkan perkembangan signifikan.

Loncat Indah dalam ajang Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025

“Ajang ini juga menjadi uji coba sebelum menuju SEA Games, karena pertandingan loncat indah akan berlangsung sekitar tiga minggu lagi. Masih ada waktu untuk mengevaluasi kekurangan agar mereka tampil lebih siap saat di Thailand,” ucapnya.

IOAC 2025, sambung Pranarta, membawa misi lebih besar untuk memperluas pembinaan dan membuka peluang regenerasi atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap loncat indah semakin dikenal publik sehingga semakin banyak orang tua yang memperkenalkan olahraga ini kepada anak-anak mereka.

Gladies Lariesa Optimis Jelang Seleksi SEA Games 2025

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Gladies Lariesa Garina, atlet muda yang telah mengoleksi medali internasional dan tampil impresif di berbagai kejuaraan nasional. Gladies turun di nomor Sinkro Menara pada IOAC 2025 dan dijadwalkan tampil kembali pada nomor Individu Menara di sesi malam.

Saat diwawancarai, Gladies mengaku percaya diri menghadapi penilaian akhir menuju SEA Games Thailand 2025.

“Optimis banget, karena yakin sama diri sendiri. Waktu latihan kemarin juga bisa dibilang ada perkembangan dari sebelumnya,” ungkap Gladies.

Ketika disebutkan bahwa Komtek menilai dirinya sebagai salah satu unggulan utama untuk dibawa ke SEA Games 2025, Gladies memberikan jawaban tegas namun tetap rendah hati.

“Kalau Tuhan mengizinkan, pasti Gladies siap. Itu impian, karena salah satu persyaratan untuk bisa naik lebih tinggi lagi prestasinya,” ujarnya dengan senyum.

Gladies juga menegaskan bahwa tantangan terbesar bukan datang dari lawan, melainkan dari mental diri sendiri.

“Tantangannya lebih ke diri sendiri, karena di loncat indah ini kalau kita takut sama diri sendiri, sama saja selesai,” katanya.

IOAC 2025 diikuti 1.600 atlet akuatik dari seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu ajang akuatik terbesar tahun ini. Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme besar para atlet muda.

“Banyak atlet muda yang sudah menembus ajang dunia. Ini menjanjikan masa depan cerah bagi olahraga akuatik,” ujarnya.

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo, menegaskan bahwa IOAC adalah bagian dari proses seleksi menuju SEA Games Thailand 2025. Daftar atlet terpilih akan diumumkan langsung dari arena pertandingan.

Prestasi Gladies Lariesa Garina

Nama Gladies bukan hanya sekadar kandidat. Ia hadir dengan catatan prestasi nyata dan konsistensi yang teruji.

Atlet loncat indah Gladies Lariesa sabet medali perak di SEA Games 2023

Atlet loncat indah Gladies Lariesa sabet medali perak di SEA Games 2023

• SEA Games XXXII/2023 Kamboja: Gladies menyumbang dua medali, yakni perak dan perunggu.

Pada nomor menara 10 meter putri, ia meraih nilai 228,00, menempati posisi ketiga di bawah Malaysia dan Vietnam.

• PON Aceh–Sumut 2024: Gladies menjadi salah satu atlet paling bersinar dengan empat medali emas. Ia tampil memukau melalui teknik-teknik berkelas seperti forward dive 2,5 somersaults, forward twisting dive, reverse dive 2,5 somersaults, dan backward dive 1,5 somersaults yang membuat juri memberikan nilai tertinggi 245,20.

Dengan kombinasi pengalaman internasional, prestasi nasional, dan performa stabil di IOAC 2025, Gladies Lariesa menjadi salah satu kandidat terkuat untuk kembali memperkuat Indonesia di SEA Games Thailand 2025.