Robi Syianturi Ukir Sejarah di 2025, Rekor Nasional hingga Medali Emas SEA Games
Pelari jarak jauh nasional Robi Syianturi menyebut tahun 2025 sebagai periode paling bersejarah dalam perjalanan karier dan kehidupannya. Sepanjang tahun tersebut, atlet asal Belitung itu menorehkan sejumlah prestasi membanggakan di level nasional maupun internasional, yang puncaknya adalah medali emas nomor maraton pada SEA Games 2025 Thailand.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis, Robi merangkum perjalanan panjang dan berbagai capaian penting yang menjadi tonggak dalam kariernya sebagai atlet Merah Putih.
“Pada Februari 2025, terpilih sebagai penerima Fortune Indonesia Award,” tulis Robi, membuka catatan prestasinya sepanjang tahun.
Prestasi besar kemudian hadir pada Juli 2025 saat Robi tampil di Gold Coast Marathon, Australia. Pada ajang tersebut, ia mencatatkan rekor nasional sekaligus rekor Asia Tenggara dengan waktu 2 jam 15 menit 4 detik. Catatan tersebut melampaui rekor nasional sebelumnya atas namanya sendiri, yakni 2 jam 17 menit 14 detik di Valencia Marathon 2024, sekaligus memecahkan rekor Asia Tenggara milik pelari Thailand, Tony Ah-Thit Payne, yang bertahan sejak Frankfurt Marathon 2018.
Tak berhenti di situ, Robi kembali mencetak sejarah pada Agustus 2025 dengan menjadi bagian dari training center atletik jarak jauh Indonesia di Kenya. Program ini menjadi yang pertama kalinya diikuti atlet nasional sebagai upaya peningkatan kualitas dan daya saing pelari jarak jauh Indonesia di level dunia.
Rekor nasional kembali ditajamkan Robi pada Oktober 2025 saat tampil di Cassablanca Half Marathon, Maroko. Ia finis di posisi kelima dengan waktu 1 jam 3 menit 24 detik, mempertajam rekor nasional half marathon sebelumnya, 1 jam 4 menit 48 detik, yang juga ia buat pada 2024.
Puncak prestasi Robi sepanjang 2025 terjadi pada Desember saat ia sukses merebut medali emas nomor maraton SEA Games 2025 Thailand. Bertanding di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Robi finis tercepat dengan waktu 2 jam 27 menit 33 detik. Ia mengungguli dua pelari Filipina, Arlan Jr. Arbois dan Richard Salano, yang masing-masing finis di posisi kedua dan ketiga.
“Lahir di Pulau Belitung yang penuh dengan keterbatasan tidak mematahkan mimpi-mimpi saya untuk hidup yang lebih layak seperti orang-orang di luar sana,” ujar Robi. Pada ajang SEA Games 2025, ia juga mendapat kehormatan sebagai pembawa bendera Merah Putih bersama pevoli Megawati Hangestri Pertiwi dalam defile upacara pembukaan.
Menutup refleksi tahunannya, Robi mengungkapkan rasa syukur atas seluruh pencapaian sepanjang 2025 sekaligus menyatakan kesiapan menyongsong tantangan baru pada 2026.
“Thanks God for 2025. Bismillahirrahmanirrahim 2026,” tutupnya.