Profil Insanul Fahmi: Pengusaha Punya 4 Perusahaan di Usia 25 Tahun, Diisukan Selingkuh dengan Inara Rusli
Nama Insanul Fahmi menjadi sorotan publik setelah istrinya, kreator konten Wardatina Mawa, mengambil langkah hukum terkait dugaan perselingkuhan.
Di tengah ramainya isu yang menyeret figur publik berinisial IR—yang diduga kuat mengarah pada Inara Rusli—profil Fahmi sebagai pengusaha muda turut diperbincangkan. Sorotan bukan hanya mengenai kisruh rumah tangganya, tetapi juga bagaimana rekam jejak karier bisnisnya yang selama ini ia bangun. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Kasus ini mencuat setelah Wardatina Mawa mendatangi Polda Metro Jaya pada Sabtu 22 November 2025. Ia menyebut telah melaporkan suaminya dengan tuduhan perselingkuhan dan perzinaan.
“Jadi, tadi saya baru melaporkan isu perselingkuhan dan perzinaan suami saya, Insanul Fahmi, dan salah satu figur publik inisial IR,” kata Wardatina Mawa.
Langkah hukumnya bukan tanpa dasar. Ia menyampaikan bahwa bukti telah diserahkan kepada penyidik, termasuk rekaman CCTV yang menjadi bahan penguat dugaan hubungan terlarang tersebut.
“Prosesnya saya serahkan ke pihak penyidik. Bukti-bukti sudah saya kasih tahu ke penyidik. Jadi mohon, semoga dilakukan seadil dan sebagaimana mestinya,” ujar Mawa.
“Buktinya ada CCTV terkait hubungan mereka,” tegasnya.
Profil Insanul Fahmi
Di luar kasus yang bergulir, Insanul Fahmi sebelumnya dikenal sebagai entrepreneur muda dengan klaim memiliki empat perusahaan pada usia 25 tahun.
Dalam situs pribadinya, ia menuliskan perjalanan panjangnya dalam dunia usaha yang dimulai sejak masih duduk di bangku sekolah. Citra sebagai pebisnis ambisius melekat pada dirinya, bahkan sebelum isu dugaan hubungan dengan IR mencuat ke publik.
Beberapa bisnis yang dijalankan berada pada sektor berbeda. Di bidang kuliner, Fahmi memiliki Kopikuni dan Susi Catering yang berbasis di Medan, Sumatera Utara. Sementara di sektor pertambangan, namanya tercatat berafiliasi dengan PT Kalimantan Prima Persada yang berlokasi di Jakarta Timur.
Tidak berhenti di situ, ia juga mengembangkan agensi transformasi digital bernama Kuni Technology, memperluas portofolionya ke ranah teknologi dan pemasaran digital.
Isu perselingkuhan yang menyeret namanya kini menimbulkan pertanyaan publik: apakah polemik ini akan berdampak pada stabilitas bisnisnya, terutama karena keterkaitannya dengan citra personal? Apalagi Wardatina Mawa menyebut hubungan antara Fahmi dan IR bermula dari relasi profesional serta kegiatan kajian sebelum akhirnya ia mengaku curiga sejak Agustus 2025 lalu.