Ditangkap! Pengakuan Maling Solar Mobil Damkar di Makassar Bikin Geleng-geleng

Ilustrasi pelaku pencurian ditangkap polisi.
Ilustrasi pelaku pencurian ditangkap polisi.

"Pelakunya inisial FH, usia 22 tahun sudah ditangkap di rumahnya. Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku berani mencuri solar ini karena butuh uang membeli cip atau koin judi online," ucap Kepala Unit Reskrim Polsek Ujung Tana, Iptu Tumijang, Minggu, 16 November 2025.

Pelaku mempelajari situasi sebelum melakukan pencurian BBM jenis solar tersebut di Posko Carester Ujung Tanah, Jalan Nusantara Baru, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar pada Jumat, 14 November 2025.

Melihat kondisi dan situasi di lokasi, pelaku kemudian beraksi seorang diri. Naas, perbuatannya kepergok personel Damkar yang masih siaga pada Jumat dini hari tersebut.

Rencananya, BBM jenis solar tersebut akan dijual kepada seorang penadah dan uang pembelian solar tersebut untuk membeli cip judi online, karena sudah terlanjur kecanduan berjudi.

Selain FH, polisi juga menangkap penadahnya berinisial F yang beroperasi di sekitar Depot TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) milik Pertamina di Ujung Tanah, Kecamatan Ujung Tanah.

"Pelaku F ini memang sering melakukan kegiatan yang berhubungan dengan BBM curian. Sehari-harinya sebagai penadah BBM di wilayah dekat depot Pertamina," kata Tumijang mengungkapkan.

Usai penangkapan kedua pelaku, pihak kepolisian masih mendalami perbuatan tidak pidana tersebut apakah ada jaringan lainnya. Polisi masih menunggu laporan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan atas perbuatan mereka.

Sebelumnya, mobil operasional armada Damkarmat milik Pemerintah Kota Makassar mengalami percobaan pencurian BBM jenis solar oleh pelaku yang sedang terparkir di Posko Carester Ujung Tanah pada Jumat, 14 November 2025.

"Informasi dari anggota saya, kejadian Jumat dini hari. Saat anggota keluar melihat ada orang mengambil solar, lalu berteriak pencuri. Dia pergoki orang tidak dikenal sudah ambil solar di mobil," kata Kepala Regu Pleton III Carester Ujung Tanah Ilham, di posko setempat.

Namun, aksi pencurian pelaku digagalkan anggota Damkar dan barang bukti hasil kejahatannya tertinggal yakni, dua ember berisi solar yang sudah dikeluarkan dari tangki mobil Damkar diperkirakan 20 liter.

Selanjutnya, kunci inggris dan kunci pas, diduga dipakai pelaku membobol penuntup tangki mobil, sebab masih terbuka usai kejadian. Dugaan kuat pelaku memakai selang menyedot solar tersebut.

Pelakunya sendiri dan melarikan diri masuk ke samping lorong di tempat kejadian perkara (TKP). Karena kondisi gelap pelakunya lolos dan tidak dapat dikejar anggota. (Ant)