Dedi Mulyadi Sesalkan Helmy Yahya dan Mardigu Gagal Lolos Seleksi OJK Jadi Komisaris BJB

Helmy Yahya, Dedi Mulyadi, komisaris bjb, Bossman  Mardigu Wowiek, Dedi Mulyadi Sesalkan Helmy Yahya dan Mardigu Gagal Lolos Seleksi OJK Jadi Komisaris BJB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa batalnya Helmy Yahya dan Mardigu Wowiek Prasantyo atau “Bossman” Mardigu menjabat sebagai Komisaris Independen dan Komisaris Utama Bank BJB sepenuhnya merupakan hasil seleksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dedi menjelaskan bahwa seluruh calon komisaris bank daerah wajib mengikuti fit and proper test yang digelar OJK. Dalam tahapan ini, baik Helmy maupun Mardigu dinyatakan tidak memenuhi syarat.

"Itu bukan dibatalkan pelantikannya, salah itu. Bukan dibatalkan, tapi tidak diloloskan oleh OJK. Komisaris harus melalui seleksi OJK," ujar Dedi usai menghadiri West Java Investment Summit di Hotel Pullman Bandung, Jumat (14/11/2025).

Dedi mengakui bahwa secara pribadi ia berharap kedua tokoh tersebut dapat lolos karena menilai mereka memiliki integritas yang dibutuhkan untuk memperkuat tata kelola Bank BJB.

"Pak Helmi dan Pak Bosman tidak lolos OJK, padahal saya sangat berharap mereka lolos karena punya integritas," kata Dedi.

Mantan Bupati Purwakarta itu pun menyayangkan keputusan OJK tersebut.

“Kenapa tidak lolos? Ya tanya ke OJK. Secara pribadi dan sebagai gubernur, saya menyesalkan mereka tidak lolos,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) mengumumkan pembatalan pengangkatan dua komisaris dan satu direktur yang rencananya dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 Desember 2025.

Melalui pengumumannya, BJB menyebut bahwa mata acara RUPSLB kali ini adalah pembatalan pengangkatan Komisaris Utama, Komisaris Independen, dan Direktur Kepatuhan Perseroan.

Dengan demikian, keputusan itu secara otomatis menggugurkan hasil RUPS Tahunan Bank BJB pada 16 April 2025 yang menetapkan Mardigu sebagai Komisaris Utama, Helmy Yahya sebagai Komisaris Independen, serta Joko Hartono Kalisman sebagai Direktur Kepatuhan.

"Mata acara: Pembatalan Pengangkatan Komisaris Utama, Komisaris Independen, dan Direktur Kepatuhan Perseroan," tulis Bank BJB dalam pengumuman resminya, Senin (10/11/2025).

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.