Helmy Yahya Legawa Usai Gagal Jadi Komisaris BJB, Pilih Fokus ke BP Rebana

helmy yahya  komisaris bjb, Komisaris Bank BJB, bp rebana, helmy yahya BP Rebana, Helmy Yahya Legawa Usai Gagal Jadi Komisaris BJB, Pilih Fokus ke BP Rebana, Apakah Helmy Melamar Jabatan Itu?, Bagaimana Sikap Helmy Setelah Pembatalan?, Bagaimana Keputusan Bank BJB dan OJK?, Mengapa Helmy dan Mardigu Awalnya Dipilih?

Helmy Yahya buka suara terkait pembatalan pengangkatannya sebagai Komisaris Independen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB).

Ia menegaskan bahwa dirinya menerima keputusan tersebut dengan lapang dada dan memilih untuk tidak memperpanjang persoalan.

“Sebenarnya saya sudah enggak mau ngomong. Saya baik-baik saja. I’m fine. Saya merasa lebih bersyukur sekarang, lebih happy juga,” ujar Helmy melalui unggahan video di Instagram, dikutip Kamis (13/11/2025).

Helmy menjelaskan bahwa setelah keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan dirinya tidak memenuhi syarat untuk menjabat sebagai komisaris, banyak pihak yang menanyakan kondisinya.

Bahkan, sejumlah orang menduga-duga penyebab keputusan itu dan mengaitkannya dengan isu politik maupun peristiwa lain.

“Banyak juga yang menduga-duga, menghubungkan, memfitnah. Dihubungkan dengan inilah, dengan itulah, dengan video apalah, dengan KDM lagi ini ya,” katanya.

Apakah Helmy Melamar Jabatan Itu?

Dalam klarifikasinya, Helmy menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melamar untuk posisi tersebut.

Ia menyebut jabatan itu datang atas permintaan langsung dari Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, yang memintanya untuk membantu membereskan persoalan di Bank BJB.

“Saya itu diminta oleh KDM untuk membantu membereskan BJB. Ya saya iyain karena saya simpati. Saya ikuti seluruh prosedur, ikut coaching, ikut fit and proper test yang dilakukan oleh OJK. Saya pikir semuanya sudah siap,” jelasnya.

Namun, setelah seluruh tahapan dijalani, Helmy menerima kabar bahwa dirinya dinilai tidak memenuhi syarat oleh OJK. Ia juga sempat mendengar adanya “novum” atau temuan baru yang menjadi dasar keputusan tersebut.

“Sampai suatu hari ada surat yang masuk dari seorang petinggi, seorang dirjen, yang mengatakan ada sesuatu yang saya lakukan. Mestinya kalau ada novum kan saya dipanggil lagi untuk diklarifikasi, tapi tahu-tahu OJK sudah memutuskan saya dianggap tidak memenuhi syarat. Ya sudah, terima kasih,” ucapnya.

helmy yahya  komisaris bjb, Komisaris Bank BJB, bp rebana, helmy yahya BP Rebana, Helmy Yahya Legawa Usai Gagal Jadi Komisaris BJB, Pilih Fokus ke BP Rebana, Apakah Helmy Melamar Jabatan Itu?, Bagaimana Sikap Helmy Setelah Pembatalan?, Bagaimana Keputusan Bank BJB dan OJK?, Mengapa Helmy dan Mardigu Awalnya Dipilih?

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bersama jajaran komisaris Bank BJB usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank BJB di Menara BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung, Rabu (19/4/2025).

Bagaimana Sikap Helmy Setelah Pembatalan?

Helmy mengaku tidak kecewa atas keputusan OJK maupun pembatalan pengangkatannya oleh Bank BJB.

Ia justru merasa bersyukur karena kini memiliki tanggung jawab baru yang lebih sesuai dengan minat dan kemampuannya.

“Alhamdulillah saya sekarang juga sudah mendapatkan jabatan atau amanah yang lebih saya suka, yaitu di Rebana. Tugasnya memanggil investor untuk berinvestasi di kawasan industri Rebana. Itu saja, aman-aman. I am fine,” tuturnya.

Bagaimana Keputusan Bank BJB dan OJK?

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB sebelumnya mengumumkan pembatalan pengangkatan dua komisaris dan satu direktur yang dijadwalkan akan dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 Desember 2025.

Dalam pengumuman resminya, Bank BJB menyebutkan bahwa mata acara RUPSLB kali ini adalah pembatalan pengangkatan Komisaris Utama, Komisaris Independen, dan Direktur Kepatuhan Perseroan.

Langkah pembatalan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat OJK bernomor SR294/PB.02/2025, SR-356/PB.02/2025, dan S-338/KO.12/2025 yang memberikan catatan terhadap hasil keputusan RUPS Bank BJB pada April 2025 lalu.

Pihak Bank BJB menjelaskan bahwa keputusan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses penunjukan komisaris dan direksi sesuai dengan ketentuan regulator.

Mengapa Helmy dan Mardigu Awalnya Dipilih?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya mengumumkan penunjukan dua tokoh publik, Helmy Yahya dan Mardigu Wowiek Prasantyo (Bossman Mardigu), sebagai Komisaris Independen dan Komisaris Utama Bank BJB.

Pengumuman dilakukan usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank BJB di Menara BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung, pada Rabu (19/4/2025).

Dedi menjelaskan bahwa alasan utama penunjukan keduanya adalah karena mereka dinilai memiliki kepercayaan publik serta pengalaman profesional yang kuat di bidang ekonomi dan keuangan.

“Alasannya adalah saya ingin memilih orang-orang yang dipercaya oleh publik dan memiliki pengetahuan yang cukup serta pengalaman yang kuat di bidang ekonomi dan keuangan,” ujarnya kepada wartawan.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dan Kompas.com dengan judul "Dulu Ditunjuk Dedi Mulyadi, Kini Helmy Yahya dan Bossman Mardigu Gagal Jadi Komisaris Bank BJB".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.