Profil Helmy Yahya, dari Raja Kuis, Dirut TVRI–BJB Kini Jadi Kepala BP Rebana

jawa barat, Helmy Yahya, profil helmy yahya, bp rebana, Profil Helmy Yahya, dari Raja Kuis, Dirut TVRI–BJB Kini Jadi Kepala BP Rebana

Nama Helmy Yahya kembali menjadi sorotan publik setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menunjuknya sebagai Kepala Pelaksana Badan Pengelola (BP) Rebana, menggantikan Bernardus Djonoputro. Penunjukan ini menambah panjang daftar kiprah Helmy, dari dunia hiburan, politik, hingga jabatan penting di sektor publik dan perbankan.

Awal Karier: Dari Layar Kaca hingga Julukan "Raja Kuis"

Helmy Yahya lahir pada 6 Maret 1963. Ia adalah anak bungsu dari dua bersaudara, dengan kakak laki-laki Tantowi Yahya yang juga dikenal sebagai politisi sekaligus musisi.

Helmy mulai masuk ke dunia hiburan pada 1989, ketika bergabung sebagai tim produksi acara kuis di televisi. Salah satu program awal yang digarapnya adalah Berpacu dalam Melodi, di mana ia berperan sebagai pembuat soal dan floor director. Acara ini mendapat sambutan positif dari pemirsa, sekaligus membuka jalan panjang kariernya di industri hiburan.

Tahun 1995, Helmy memulai debut sebagai pembawa acara lewat program Sang Juara. Sejak itu, ia tercatat telah memandu lebih dari 20 acara kuis, termasuk sejumlah reality show, salah satunya Komplikasi (1995) sebagai produser. Berkat kepiawaiannya, Helmy digelari “Raja Kuis” dan berhasil meraih penghargaan Panasonic Gobel Awards 2013 sebagai Pembawa Acara Kuis/Game Show Terfavorit.

Meniti Jalan Politik dan Jabatan Publik

Kesuksesan di dunia hiburan tak menghentikan langkah Helmy untuk mencoba peruntungan di ranah politik. Ia sempat dua kali maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), meski belum berhasil meraih kemenangan.

Pada 2017, Helmy dipercaya memimpin TVRI sebagai Direktur Utama. Namun, pada Januari 2020, ia diberhentikan oleh Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik TVRI.

Helmy kemudian beralih ke sektor keuangan. Ia ditunjuk sebagai Direktur Utama Bank BJB, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Komisaris Independen Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) bersama Mardigu Wowiek Prasantyo. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 pada 16 April 2025.

“Benar, alhamdulillah,” kata Helmy ketika dikonfirmasi terkait penunjukan tersebut. Ia menambahkan bahwa setelah RUPS, dirinya akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ini sebuah kepercayaan dan amanah, waktunya untuk mengabdi, sharing, dan memberikan arahan,” ujarnya.

Helmy yang sudah lama menetap di Bekasi, Jawa Barat, menyebut ikatannya dengan wilayah ini menjadi salah satu alasan kuat baginya untuk berkontribusi lebih.

Puncak Baru: Kepala BP Rebana

Kini, Helmy kembali mendapat amanah besar sebagai Kepala BP Rebana. Kawasan Rebana sendiri merupakan koridor ekonomi baru Jawa Barat yang mencakup tujuh kabupaten/kota: Subang, Sumedang, Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan, dan Kota Cirebon. Dengan dukungan infrastruktur strategis seperti Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan Pelabuhan Patimban, kawasan ini diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan berbasis industri, logistik, dan pariwisata.

Helmy menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pembangunan yang telah dirintis Bernardus Djonoputro, sekaligus memperkuat promosi investasi.

“Pembangunan Rebana sudah berada di jalur yang tepat. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana melangkah lebih serius dan lebih cepat. Kita perlu memperkuat networking dan menghadirkan tata kelola yang lebih business-like agar Rebana lebih dinamis, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Ia juga memberi penghormatan kepada Bernardus.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Bernie. Capaian Rebana hari ini menjadi modal penting. Kami tetap membutuhkan arahan dan pengalaman beliau dalam perjalanan Rebana ke depan,” ucap Helmy.

Dengan pengalaman panjangnya di dunia hiburan, politik, media, hingga perbankan, Helmy Yahya kini menghadapi tantangan baru: menjadikan Rebana sebagai motor pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan bersaing di tingkat global.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.